Pemain naturalisasi asal Montenegro itu sadar meraih kemenangan di PSSI Anniversary Cup bukan hal mudah bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, tim-tim yang akan menjadi lawan memiliki peringkat jauh di atas Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak bisa menjanjikan kami akan menang. Tentu saja kami akan berusaha menang, tapi kami akan berjuang dan membuat masyarakat bangga," tambahnya.
Timnas Uzbekistan (biru) menjadi salah satu lawan kuat Timnas Indonesia di PSSI Anniversary Cup. (REUTERS/Edgar Su) |
"Saya cuma ingat hasil yang lalu dan itu tidak akan terulang, pasti," tegasnya.
Pemain Bali United itu mengaku senang bisa kembali ke Timnas Indonesia. Mantan penyerang Bhayangkara FC itu bahagia gabung timnas karena bisa bermain sesuai posisi idealnya sebagai penyerang tengah.
Timnas Indonesia akan menghadapi Korea Utara pada laga kedua PSSI Anniversary Cup 2018. (REUTERS/Brandon Malone) |
"Enak di Timnas Indonesia karena saya seorang target man. Jadi itu sesuai permainan saya. Saya bermain di kotak penalti, ada pemain sayap dan saya lebih gampang di Timnas Indonesia [untuk cetak gol]," ujar pemain 30 tahun itu.
Spaso yang pernah berkostum Bali Devata itu juga menyambut persaingan sehat dengan Lerby Eliandry, rekan satu timnya di Borneo FC pada 2014 lalu.
Lihat juga:Persija Menang 4-2 Atas Tampines Rovers |
"Di Borneo FC pada 2014 kami juga teman sekamar. Saya senang dia ada di sini, tentu saja kami perlu persaingan sehat di setiap posisi, jadi saya positif saja," Spaso menambahkan. (sry)
Timnas Uzbekistan (biru) menjadi salah satu lawan kuat Timnas Indonesia di PSSI Anniversary Cup. (REUTERS/Edgar Su)
Timnas Indonesia akan menghadapi Korea Utara pada laga kedua PSSI Anniversary Cup 2018. (REUTERS/Brandon Malone)