Dalam leg kedua semifinal Liga Champions, Liverpool mencetak dua gol ke gawang AS Roma. Keberhasilan Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum membobol gawang Alisson Becker menjadi modal penting The Reds ke final karena tanpa gol tersebut Liverpool bisa tersingkir karena kalah selisih gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik lima gelar Liga Champions itu tercatat sebagai klub paling produktif sepanjang sejarah.
Roberto Firmino (kedua dari kiri) menjadi salah satu top skor Liverpool di Liga Champions musim ini. (REUTERS/Andrew Yates) |
Catatan Liverpool juga mengalahkan kesuburan Real Madrid ketika menjadi juara di musim 2013/2014 (41 gol) dan di musim lalu (36 gol).
Pada musim ini Liverpool tercatat empat kali mencetak lima gol atau lebih dalam satu pertandingan. Dua kali Jordan Henderson dan kawan-kawan menang dengan skor 7-0, yakni ketika menghadapi Maribor dan Spartak Moskow di fase grup.
Trio lini serang Liverpool, Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane menjadi penyumbang gol terbanyak. Firmino dan Salah kompak mencetak 10 gol, sedangkan Mane membukukan sembilan gol.
Klub paling produktif di Liga Champions:
1. Liverpool (46 gol / 14 pertandingan) musim 2017/2018
2. Barcelona (45 gol / 16 pertandingan) musim 1999/2000
3. Real Madrid (41 gol / 13 pertandingan) musim 2013/2014
4. Manchester United (37 gol / 16 pertandingan) musim 2002/2003
5. Real Madrid (36 gol / 13 pertandingan) musim 2016/2017
(nva/nva)
1. Liverpool (46 gol / 14 pertandingan) musim 2017/2018
2. Barcelona (45 gol / 16 pertandingan) musim 1999/2000
3. Real Madrid (41 gol / 13 pertandingan) musim 2013/2014
4. Manchester United (37 gol / 16 pertandingan) musim 2002/2003
5. Real Madrid (36 gol / 13 pertandingan) musim 2016/2017
Roberto Firmino (kedua dari kiri) menjadi salah satu top skor Liverpool di Liga Champions musim ini. (REUTERS/Andrew Yates)