Dilansir dari 101 Great Goal, media sosial ramai dengan unggahan screenshoot dari laman situs UEFA, Sabtu (5/5), yang 'mengumumkan' Liverpool sebagai juara Liga Champions. Laga final antara The Reds melawan Real Madrid memang baru akan digelar pada 26 Mei di Kiev.
Belakangan pengumuman itu sudah tidak ada lagi di laman UEFA. Namun, sejumlah netizen sudah telanjur 'menangkap' unggahan UEFA tersebut yang diduga tak sengaja dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situs resmi UEFA saat ini sudah menentukan Liverpool sebagai juara Liga Champions 2017/2018. Sejauh yang kami tahu, bukankah laga final baru dimulai pada 26 Mei?" demikian komentar akun @RMadridInfo.
[Gambas:Twitter]
Keteledoran dari pihak operator situs UEFA itu pun memancing dugaan sebagian fan sepak bola bahwa terjadi pengaturan skor di laga final Liga Champions. Namun, salah satu akun Twitter mengatakan kesalahan itu tidak serta merta terdapat unsur pengaturan skor.
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya Liga Champions sempat diramaikan dugaan rekayasa undian semifinal Liga Champions beberapa jam sebelum drawing dilakukan di markas UEFA, Nyon, 13 April. Dugaan itu merebak setelah kebocoran di situs resmi AS Roma terkait penjualan tiket semifinal.
Dikutip dari Sport Bible, sejumlah akun jejaring sosial mengunggah screenshoot laman situs resmi AS Roma yang mempromosikan tiket semifinal Liga Champions. Unggahan itu dilakukan pada Rabu (13/4) pukul 09.39 waktu setempat atau hanya beberapa jam sebelum pengundian dilakukan.
Dalam unggahan tak sengaja itu terdapat foto tiket laga AS Roma menjamu Liverpool pada 2 Mei. Padahal, saat itu undian Liga Champions belum dilakukan. (bac)
