Pertemuan itu dinilai bermuatan eksploitasi politik untuk keuntungan Erdogan jelang pemilihan umum sela pada 24 Juni. Akun Twitter AK Partij yang merupakan partai penguasa di Turki, mengunggah foto Erdogan bersama dengan Oezil dan Guendogan.
[Gambas:Twitter]
Selain Oezil dan Guendogan, hadir pula penyerang timnas Turki, Cenk Tosun, yang kini memperkuat Everton, dalam pertemuan tersebut.
"DFB tentu saja amat menghargai situasi khusus para pemain kami [timnas Jerman] yang berlatar belakang migran, tapi sepak bola dan DFB tetap pada prinsip bahwa Tuan Erdogan tidak respek."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu, bukan hal bagus bahwa para pemain timnas kami membiarkan dieksploitasi demi kepentingan kampanye pemilu mereka. Itu jelas sekali tidak menolong upaya integrasi di DFB," ujar Presiden DFB, Reinhard Grindel, dikutip dari situs resmi DFB.
Seperti diketahui, pemilu presiden dan parlemen Turki akan dilakukan di bawah status darurat yang sudah diberlakukan sejak percobaan kudeta Juli 2016. Status itu diperpanjang parlemen pada Rabu untuk tiga bulan ke depan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dinilai mengeksploitasi pencitraan dengan pemain timnas Jerman Mesut Oezil dan Ilkay Guendogan untuk kepentingan politik. (AFP PHOTO / POOL / EMRAH YORULMAZ) |

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dinilai mengeksploitasi pencitraan dengan pemain timnas Jerman Mesut Oezil dan Ilkay Guendogan untuk kepentingan politik. (AFP PHOTO / POOL / EMRAH YORULMAZ)