Greysia bersama partnernya, Apriyani Rahayu, bisa dibilang menjadi inspirasi rekan-rekan lainnya usai mengalahkan ganda Malaysia, Yea Ching Goh/Lee Meng Yean dengan skor 21-13 dan 21-14.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai kapten, Greysia pun sekali lagi mengatakan agar para pemain tetap menjaga fokus dan menguatkan mental mereka.
Greysia Polii lebih fokus pada persiapan tim Indonesia ketimbang memikirkan kekuatan lawan. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Sebagai pemain, kami harus mempersiapkan diri masing-masing sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya [lawan Prancis]. Siapapun itu, siapapun partnernya, kami harus siap jika nantinya dipasangkan dengan siapapun partnernya," terang Greysia.
Indonesia langsung bertemu Perancis, Selasa (22/5) pagi, usai mengalahkan Malaysia. Greysia enggan memikirkan peta kekuatan Prancis yang akan dihadapi pada Selasa (22/5) pagi karena fokus pada kesiapan dalam tim sendiri.
"Saya juga mengingatkan lagi lebih ke soal kontrol emosi para pemain. Sebelum main saya juga sempat share di grup [WhatsApp] bertanya keadaan dan kesiapan setiap teman-teman satu tim. Senangnya, semua semangat dan sangat siap," ucap Greysia.
"Saya juga lebih ingin bermain lepas saja tidak mau terlalu memikirkan hasil. Kalau dimainkan [lawan Prancis] saya siap dimainkan dan semoga mainnya lebih bagus lagi." terang Gregoria. (nva)
Greysia Polii lebih fokus pada persiapan tim Indonesia ketimbang memikirkan kekuatan lawan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)