Marcus/Kevin kalah dari duet Kittisak Namdash/Nipitphon Phuangphuapet dalam pertandingan yang berlangsung selama 48 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal menyumbang poin dalam pertandingan melawan Thailand di fase grup Piala Thomas 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Masak saya dibikin kayak pemain yang baru main bulutangkis [sama wasit], tiga kali kena fault [saat servis]. Saya sudah biasa servis segini [sembari menunjuk ke dadanya], masak dianggap fault. Di All England saja biasa seperti itu dan tidak fault. Matanya wasit juga sudah kelihatan merah begitu kok."
"Ini aneh banget, kalau mau menang ya jangan gitu dong caranya. Masak sampai tiga fault, enggak bener kalau begini. Saya juga tidak tahu nanti bagaimana kalau main wasit masih seperti ini juga. Belum lagi soal angin, susah banget mukul selalu out di set pertama [karena menang angin]. Pokoknya nanti saya mau protes ke BWF," jelas Marcus.
Sebelum Marcus/Kevin kalah dari pasangan Thailand, Anthony Sinisuka Ginting lebih dulu meraih poin untuk Indonesia berkat kemenangan atas Khosit Phetpradab, 21-8 dan 21-14.
Dari dua partai yang sudah berlangsung, Indonesia dan Thailand untuk sementara berbagi angka 1-1.
Catatan redaksi: Redaksi CNNIndonesia.com melakukan perbaikan artikel ini pada Selasa (22/5) pukul 22.50 WIB. Demikian ralat dilakukan. (nva)
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal menyumbang poin dalam pertandingan melawan Thailand di fase grup Piala Thomas 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)