Emery bukan golongan pemain top dunia ketika masih aktif bermain. Ia lebih banyak memperkuat tim semenjana macam Real Sociedad dan Leganes.
Lihat juga:Unai Emery Resmi Jadi Manajer Arsenal |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilaporkan Marca, Emery bahkan rela membayar £1,6 juta atau sekitar Rp30 miliar kepada Sevilla sebagai kompensasi sisa kontrak.
Unai Emery tiga kali meraih trofi Liga Europa bersama Sevilla. (REUTERS/Marcelo del Pozo) |
Alih-alih membawa PSG melejit di Eropa, prestasi Emery justru diragukan sejak musim pertama. Sebab, ia gagal meneruskan dominasi PSG sebagai juara Ligue 1 selama empat musim terakhir dan harus merelakan trofi tertinggi pada AS Monaco musim 2016/2017.
Emery mengawali karier kepelatihannya di Lorca Deportiva (2005-2006) dan dilanjutkan ke Almeria (2006-2008), Valencia (2008-2012), dan Spartak Moskow (2012).
Unai Emery gagal membawa PSG berprestasi di pentas Eropa. (REUTERS/Christian Hartmann) |
Rapor apiknya bersama Sevilla, yakni tiga gelar trofi Liga Europa, melambungkan namanya dalam jajaran pelatih top dunia. Namun, ia punya rekor buruk ketika merantau ke luar Spanyol.
Selain punya sederet prestasi cukup gemilang ketika melatih Sevilla, filosofi sepak bola menyerang ala Spanyol yang dimiliki Emery dianggap sejalan dengan warisan permainan Wenger di Emirates.
Torehan Gelar Unai Emery Sebagai Pelatih:
1. Sevilla
- Liga Europa: 2013-2014, 2014-2015, 2015-2016.
2. Paris Saint-Germain
- Ligue 1: 2017-2018.
- Coupe de France: 2016-2017, 2017-2018.
- Coupe de la Ligue: 2016-2017, 2017-2018.
- Trophee des Champions: 2016, 2017. (sry)
Unai Emery tiga kali meraih trofi Liga Europa bersama Sevilla. (REUTERS/Marcelo del Pozo)
Unai Emery gagal membawa PSG berprestasi di pentas Eropa. (REUTERS/Christian Hartmann)