Mungkin sebagian pencinta sepak bola menginginkan Madrid bukan melawan Liverpool di final Liga Champions 2018. Keinginan itu wajar karena The Reds bukan tim kandidat utama untuk melangkah ke final Liga Champions musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohamed Salah jadi top skor Liverpool musim ini. (REUTERS/Phil Noble) |
Dari sisi serangan Liverpool jelas lebih baik daripada Madrid. Trio Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane tidak mampu diimbangi lini depan El Real yang musim ini hanya mengandalkan Cristiano Ronaldo. Nama besar seperti Karim Benzema dan Gareth Bale tampil tidak konsisten musim ini.
Liverpool musim ini jadi tim yang paling produktif dalam urusan mencetak gol. (Reuters/Carl Recine) |
Dalam perjalanan ke final lini tengah dan belakang Liverpool tidak pernah menghadapi lawan yang benar-benar memiliki lini depan yang eksplosif seperti Madrid. Sebaliknya, Madrid harus melalui tiga batu sandungan besar dengan menyingkirkan Paris Saint-Germain, Juventus, dan Bayern Munchen dalam langkah ke final.
Percuma saja Liverpool hanya mengandalkan lini depan untuk memenangi final Liga Champions 2018 tanpa diimbangi permainan lini tengah dan belakang yang solid. Di situlah perbedaan yang mencolok antara Liverpool dan Madrid.
Karim dan Benzema kurang tajam di depan gawang musim ini. (REUTERS/Susana Vera) |
Sebaliknya Madrid punya Gareth Bale, Marco Asensio, dan Isco di bangku cadangan jika kesulitan membongkar pertahanan Liverpool. Dan berkat pengalaman yang lebih baik di Liga Champions, Madrid selalu punya cara untuk meraih kemenangan.
Lihat juga:5 Pemain Muslim di Final Liga Champions 2018 |
Liverpool harus bermain solid dan tanpa celah sepanjang 90 menit untuk bisa mengalahkan Madrid. Pasalnya, Madrid adalah tim yang hanya butuh lima menit untuk membalikkan keadaan. Mereka bisa mencetak gol kapanpun dan lewat cara apapun.
Mohamed Salah jadi top skor Liverpool musim ini. (REUTERS/Phil Noble)
Liverpool musim ini jadi tim yang paling produktif dalam urusan mencetak gol. (Reuters/Carl Recine)
Karim dan Benzema kurang tajam di depan gawang musim ini. (REUTERS/Susana Vera)