"Para penilai memilih Bale karena penampilannya sebagai pemain cadangan bisa mengubah jalannya pertandingan, dan gol akrobat luar biasa yang membuat timnya unggul," ujar Peter Rudbaek yang mewakili tim penilai UEFA seperti dikutip dari situs resmi UEFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada menit ke-83, Bale kemudian memperlebar keunggulan Madrid dengan sepakan spekulasi dari luar kotak penalti yang tidak bisa dihentikan Karius.
Dengan merebut gelar terbaik di final Liga Champions 2018, Bale mengikuti jejak Cristiano Ronaldo yang merebut status tersebut pada final tahun lalu.
2017: Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
2016: Sergio Ramos (Real Madrid)
2015: Andrés Iniesta (Barcelona)
2014: Ángel Di María (Real Madrid)
2013: Arjen Robben (Bayern München)
2012: Didier Drogba (Chelsea)
2011: Lionel Messi (Barcelona)
2010: Diego Milito (Inter Milan)
2009: Xavi Hernández (Barcelona)
2008: Edwin van der Sar (Manchester United)
2007: Filippo Inzaghi (AC Milan)
2006: Samuel Eto'o (Barcelona)
2005: Steven Gerrard (Liverpool)
2004: Deco (Porto)
2003: Paolo Maldini (AC Milan)
2002: Zinédine Zidane (Real Madrid)
2001: Oliver Kahn (Bayern München) (har)
