Lima hari setelah membawa Madrid merebut gelar Liga Champions tiga musim beruntun dengan mengalahkan Liverpool di Kiev, Sabtu (26/5), Zidane mengejutkan hampir seluruh pihak dengan memutuskan untuk meninggalkan Santiago Bernabeu.
Sebelumnya tidak ada rumor Zidane akan meninggalkan Madrid, bahkan usai Los Blancos mengalahkan Liverpool di Kiev. Yang ada justru rumor Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale akan hengkang dari Madrid.
Baru pada Kamis sore WIB kabar Zidane akan meninggalkan Madrid muncul. Rumor itu menguat setelah Madrid menyatakan Zidane akan menggelar konferensi pers dadakan di Stadion Santiago Bernabeu.
Zinedine Zidane menangani Real Madrid sejak Januari 2016. (REUTERS/Miguel Vidal) |
Keputusan Zidane meninggalkan Madrid terbilang tepat. Pelatih 45 tahun itu mengambil keputusan yang cerdas. Ada beberapa alasan kenapa Zidane telah mengambil keputusan yang tepat dengan meninggalkan Madrid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo juga mengungkapkan sinyal akan meninggalkan Madrid usai laga final. Penyerang asal Portugal itu dikabarkan ingin meninggalkan Santiago Bernabeu dengan Manchester United dan Paris Saint-Germain sebagai tujuan utama.
Zinedine Zidane pelatih pertama yang mampu meraih gelar Liga Champions tiga musim beruntun. (Reuters / Stefano Rellandini) |
Selain peluang konflik internal, sudah saatnya Zidane meninggalkan Madrid. Dengan status sebagai pelatih dengan rekam jejak yang luar biasa, Zidane tentunya tidak mau rekornya ternoda jika harus dipecat Madrid di tengah jalan musim depan.
Andai akhir pekan lalu Madrid gagal di final Liga Champions 2018, hampir pasti Zidane akan dipecat Florentino Perez. Kini setelah mampu mencetak sejarah sebagai pelatih pertama yang mampu merebut tiga gelar Liga Champions beruntun, Zidane bisa meninggalkan Santiago Bernabeu dengan kepala tegak.
Rekor merebut tiga gelar Liga Champions beruntun mungkin tidak akan mampu diulangi pelatih lain dalam beberapa dekade ke depan. Daripada merusak rekor luar biasa itu dengan pemecatan musim depan, Zidane mengambil keputusan yang cerdas.
Dalam sejarah Madrid di bawah era kepemimpinan Florentino Perez, tidak ada pelatih yang mampu bertahan lebih dari tiga musim. Zidane pun memilih sebagai pelatih pertama dalam sejarah Madrid era Perez yang mengundurkan diri. (nva/jun)
Zinedine Zidane menangani Real Madrid sejak Januari 2016. (REUTERS/Miguel Vidal)
Zinedine Zidane pelatih pertama yang mampu meraih gelar Liga Champions tiga musim beruntun. (Reuters / Stefano Rellandini)