Seremoni pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Hal itu diketahui pada Rapat Kerja (Raker) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Komisi X DPR-RI, Selasa (5/6). Penambahan anggaran itu disebut sudah diajukan ke Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan melalui anggaran Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA-BUN).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan anggaran tambahan Rp291 miliar yang diminta INASGOC itu berbeda dengan penambahan anggaran sekitar Rp700 miliar yang telah dialokasikan INASGOC sejak awal untuk upacara pembukaan dan penutupan.
INASGO membutuhkan tambahan anggaran upacara Asian Games 2018 sebesar Rp291 miliar. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Gatot menyebut anggaran LPDUK Kemenpora dari penyelenggaraan Asian Games mencapai Rp780 miliar. Namun, Gatot mengaku tidak memiliki rincian penggunaan anggaran upacara pembukaan dan penutupan karena rincian itu ada pada Pengarah Kreatif Upacara Pembukaan dan Penutupan INASGOC yang di kepalai Wishnutama.
"Kalau dibilang mepet, ya tentu mepet. Tapi, kami mengikuti prosedur anggaran yang tidak dapat main tabrak saja," terang Gatot.
INASGO membutuhkan tambahan anggaran upacara Asian Games 2018 sebesar Rp291 miliar. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)