Jorge Lorenzo, Dari Penakluk Rossi Jadi Penantang Marquez

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Kamis, 07/06/2018 08:52 WIB
Jorge Lorenzo, Dari Penakluk Rossi Jadi Penantang Marquez Jorge Lorenzo bakal jadi rekan setim sekaligus rival Marc Marquez musim depan. (AFP PHOTO / Marco BERTORELLO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jorge Lorenzo resmi pindah ke Honda pada MotoGP 2019. Dengan demikian, Lorenzo akan punya pengalaman satu tim dengan dua raja sepanjang kariernya, Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Lorenzo datang ke kelas MotoGP dengan langsung bergabung ke Yamaha pada 2008 untuk menjadi rekan duet Rossi. Saat itu ia punya modal sebagai juara dunia kelas 250cc untuk dua musim beruntun, 2006 dan 2007.


Kepercayaan Yamaha pada Lorenzo yang baru berusia 21 tahun dibayar tuntas. Lorenzo tampil apik dan selalu naik podium di tiga seri awal. Ia bahkan tak pernah keluar dari posisi empat besar untuk lima seri pertama.


Lorenzo lalu mengakhiri musim tersebut sebagai rookie terbaik dengan duduk di posisi keempat klasemen akhir MotoGP 2008. Ada lima seri saat Lorenzo gagal membawa poin. Bila saja Lorenzo tampil lebih baik, maka posisinya di klasemen kemungkinan besar akan lebih tinggi.

Jorge Lorenzo berhasil merusak dominasi Valentino Rossi di ajang MotoGP.Jorge Lorenzo berhasil merusak dominasi Valentino Rossi di ajang MotoGP. (Foto: AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE)
Di musim keduanya, Lorenzo sudah benar-benar jadi musuh utama Rossi. Lorenzo bisa bersaing dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2008. Di akhir musim, Lorenzo finis di posisi kedua dengan tertinggal 45 angka dari Rossi. Seperti halnya musim pertama, masih ada empat seri saat Lorenzo gagal finis yang turut membantu Rossi bisa menjauh dari kejaran Lorenzo.

Lorenzo akhirnya benar-benar bersinar di musim ketiganya pada MotoGP 2010. Ia mampu membuat Rossi meredup dengan performa konsisten dan tanpa kegagalan finis sepanjang musim.

Lorenzo menyudahi MotoGP 2010 dengan nilai 383 poin, unggul 138 poin dari Dani Pedrosa yang ada di tempat kedua. Rossi sendiri hanya ada di peringkat ketiga musim itu.

Lorenzo meraih sembilan kemenangan seri pada musim itu dan tak pernah keluar dari posisi empat besar dari 18 seri yang dimainkan.

Kemenangan Lorenzo di MotoGP 2010 diikuti oleh kepergian Valentino Rossi ke Ducati. Lorenzo lalu membuktikan bahwa ia bisa jadi andalan utama Yamaha dengan gelar juara dunia MotoGP keduanya pada musim 2012.

Jorge Lorenzo meraih tiga titel juara dunia MotoGP bersama Yamaha.Jorge Lorenzo meraih tiga titel juara dunia MotoGP bersama Yamaha. (Foto: AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)
Setelah momen tersebut, Lorenzo kembali harus menerima kehadiran Rossi yang pulang ke Yamaha setelah gagal di Ducati. Namun untuk periode kedua, duet Lorenzo-Rossi punya kedudukan yang sejajar karena Lorenzo telah menjelma jadi pebalap besar.

Dalam periode empat musim kebersamaan mereka di periode kedua. Lorenzo sempat mengungguli Rossi dengan menjadi juara dunia MotoGP 2015. Saat itu Rossi jadi pesaing utama dan gelar juara dunia baru jadi milik Lorenzo lewat kemenangan di seri terakhir di MotoGP Valencia.

Lorenzo Kini Menantang Marquez

Setelah berhasil membuktikan diri sebagai pebalap yang mampu menaklukkan dominasi Rossi di ajang MotoGP, Lorenzo bakal dihadapkan tantangan lain pada MotoGP 2019. Ia akan berada satu tim dengan raja MotoGP dekade ini, Marc Marquez.

Sejak naik kelas ke MotoGP pada 2013, Marquez mampu meraih empat gelar juara dunia MotoGP di lima musim perdananya. Lorenzo bakal menghadapi tantangan serupa seperti halnya ketika ia datang ke Yamaha.

Jorge Lorenzo bakal berusaha menantang Marc Marquez di tim yang sama musim depan.Jorge Lorenzo bakal berusaha menantang Marc Marquez di tim yang sama musim depan. (Foto: AFP PHOTO / CRISTINA QUICLER)
Perbedaannya, Lorenzo akan datang ke Honda sebagai sosok pebalap yang sudah pernah meraih juara dunia, beda halnya saat ia berstatus rookie ketika datang ke Yamaha. Ia punya jam terbang yang lebih tinggi dan hal itu jadi keuntungan untuknya.


Namun sisi negatifnya, ia akan menghadapi Marquez, pebalap yang lebih muda namun dengan jam terbang dan kualitas teknik yang tak bisa dipandang sebelah mata. Pada MotoGP 2019, Marquez masih tiga tahun lebih muda dari usia Rossi saat Lorenzo datang ke Yamaha pada 2008.

Jorge Lorenzo, Dari Penakluk Rossi Jadi Penantang Marquez
Menarik untuk melihat performa Lorenzo di Honda musim depan. Bila ia mampu meraih titel juara dunia MotoGP saat berada satu tim dengan Marquez, maka Lorenzo sukses membuktikan dirinya sebagai penakluk dua raja MotoGP di era yang berbeda. (ptr)


BACA JUGA