Kane menjadi andalan skuat The Three Lions berkat penampilan yang cemerlang di Tottenham Hotspur.
Diprediksi tidak akan mampu bertahan lama sebagai penyerang subur, Kane justru membuktikan sebaliknya.
Sejak menyita perhatian pada musim kompetisi Liga Primer Inggris 2014/2015, Kane mempertahankan level gol dalam empat musim beruntun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry Kane menjadi penyerang andalan Tottenham Hotspur sejak musim 2014/2015. (REUTERS/Eddie Keogh) |
Ketajaman sebagai penyerang membuat Kane masuk ke dalam skuat timnas Inggris. Bahkan striker bertinggi 188 cm itu sudah memperkuat pasukan St. George's Cross sejak kelompok usia 17 tahun.
Pada Piala Eropa U-21 yang berlangsung pada pertengahan tahun 2015 Kane bermain penuh dalam tiga pertandingan fase grup. Namun tidak ada gol yang berhasil ia cetak. Ketika itu Inggris menghuni juru kunci grup.
Berselang setahun kemudian, Kane mendapat panggilan membela timnas Inggris di Piala Eropa. Dalam turnamen level senior yang pertama, Kane bermain empat kali, dua di antaranya tampil sebagai pemain inti dan tidak diganti. Mendapat menit bermain yang cukup banyak, pemain yang pernah berkostum Leicester City itu gagal mencetak gol.
Selain Kane, Gareth Southgate memiliki empat penyerang lain di Piala Dunia 2018 yakni Raheem Sterling, Jamie Vardy, Danny Welbeck, dan Marcus Rashford. (nva)
Harry Kane menjadi penyerang andalan Tottenham Hotspur sejak musim 2014/2015. (REUTERS/Eddie Keogh)