Melihat materi pemain, Kolombia saat ini lebih diunggulkan ketimbang Jepang. Sederet nama pemain bintang masih menghiasi skuat Los Cafeteros.
Di bawah mistar gawang, kiper Arsenal David Ospina bisa memberikan rasa aman kepada para pemain belakang. Meski berstatus sebagai cadangan di The Gunners, Ospina akan tetap jadi pilihan utama pelatih tim Jose Pekerman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kolombia juga punya bek muda berkualitas, Davinson Sanchez, yang memperkuat Tottenham Hotspur. Bek AC Milan, Cristian Zapata, juga menambah solid pertahanan tim tersebut.
Timnas Kolombia lebih diunggulkan menghadapi timnas Jepang. (Foto: AFP PHOTO / MARCO BERTORELLO) |
Di lini depan pun ada nama-nama seperti Carlos Bacca, Luis Muriel, dan Radamel Falcao.
Jepang sendiri diperkuat sejumlah pemain yang merumput di klub-klub Eropa. Sebut saja bek Olympique Marseille Hiroki Sakai, Maya Yoshida (Southampton), dan Gotoku Sakai (Hamburg).
Tim Samurai Biru juga dihuni mantan pemain Internazionale Milano, Yuto Nagatomo yang kini membela klub Liga Super Turki Galatasaray.
Timnas Jepang juga diperkuat banyak pemain yang merantau di kompetisi Eropa. (Foto: REUTERS/Denis Balibouse) |
Jepang juga diperkuat trio rantauan kompetisi Eropa yakni Shinji Okazaki (Leicester City), Yoshinori Muto (Mainz 05), dan Yuya Osako (Werder Bremen).
Kendati banyak diperkuat para pemain yang merantau di Eropa, kualitas Jepang masih di bawah Kolombia. Itu bisa dilihat dari pertemuan kedua tim di fase grup Piala Dunia 2014.
Kolombia saat itu sukses menghancurkan Jepang dengan skor 4-1. Kemenangan itu yang akan jadi sumber keyakinan timnas Kolombia untuk kembali menang atas Jepang kali ini. Sedangkan Jepang bakal menjadikan kekalahan tersebut sebagai motivasi untuk balas dendam. (ptr)

Timnas Kolombia lebih diunggulkan menghadapi timnas Jepang. (Foto: AFP PHOTO / MARCO BERTORELLO)
Timnas Jepang juga diperkuat banyak pemain yang merantau di kompetisi Eropa. (Foto: REUTERS/Denis Balibouse)