Prancis menunjukkan determinasinya atas Peru sejak menit awal permainan. Serangan dari Antoine Griezmann, Paul Pogba, hingga bek Raphael Varane mengalir ke pertahanan Peru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhirnya penyerang muda Prancis Kyilian Mbappe menggetarkan gawang Peru pada menit ke-34. Mbappe membobol gawang Gallese memanfaatkan bola liar hasil tendangan Olivier Giroud yang diblok bek Peru.
Kylian Mbappe cetak gol semata wayang ke gawang Peru. (Reuters/Andrew Couldridge) |
Sebelumnya rekor pencetak gol termuda Prancis dipegang David Trezeguet di Piala Dunia 1998 saat mengalahkan Arab Saudi 2-0.
Sayangnya, dominasi serangan Prancis di babak pertama bertolak belakang dengan yang terjadi di babak kedua. Pada 45 menit kedua justru Peru yang mengendalikan permainan.
Jefferson Farfan melepaskan tendangan ke gawang Prancis. (REUTERS/Jason Cairnduff) |
Satu-satunya hal logis untuk kondisi ini Prancis ingin menyimpan tenaga mereka untuk pertandingan terakhir melawan Denmark pada Selasa (26/6). Laga itu bisa menjadi penentuan juara dan runner up Grup C. Prancis hanya perlu menghindari kekalahan dari Denmark untuk menjadi juara grup.
Upaya menghindari Brasil itu bisa dimulai di pertandingan terakhir melawan Denmark nanti. Apabila Hugo Lloris dan kawan-kawan benar-benar ingin menghindari Brasil
Sayang, serangan bertubi-tubi yang dilakukan Peru di babak kedua tidak mengubah hasil. Rapi dan disiplinnya lini belakang Prancis membuat Tim Ayam Jantan menang dengan skor 1-0.
Bagi Prancis, kemenangan atas Peru merupakan yang ketujuh tidak kebobolan dari tim asal Amerika Selatan di Piala Dunia. (bac)
Kylian Mbappe cetak gol semata wayang ke gawang Peru. (Reuters/Andrew Couldridge)
Jefferson Farfan melepaskan tendangan ke gawang Prancis. (REUTERS/Jason Cairnduff)