Mascherano Bantah Perpecahan di Timnas Argentina

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Senin, 25/06/2018 12:57 WIB
Mascherano Bantah Perpecahan di Timnas Argentina Jorge Sampaoli dikabarkan tidak mendapat kepercayaan pemain Argentina menjelang laga terakhir fase grup Piala Dunia 2018. (REUTERS/Matthew Childs)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemain senior Argentina Javier Mascherano membantah kabar yang menyebutkan para pemain tim Tango bersitegang dengan pelatih Jorge Sampaoli.

Menjelang laga terakhir fase grup Piala Dunia 2018 beredar kabar pemain Argentina akan menentukan sendiri daftar susunan pemain yang akan tampil menghadapi Nigeria.

Pertandingan menghadapi wakil dari Afrika itu menjadi laga hidup mati juara dunia dua kali tersebut. Argentina baru meraih satu poin dari dua pertandingan, seri melawan Islandia dan kalah dari Kroasia.


Kini Argentina berada di posisi paling bawah di Grup D, tertinggal lima poin dari Kroasia dan dua poin dari Nigeria serta kalah selisih gol dari Islandia yang juga mengumpulkan satu poin.

Argentina terancam gagal lulus ke babak perdelapan final Piala Dunia 2018.Argentina terancam gagal lulus ke babak perdelapan final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
"Hubungan dengan pelatih sangat normal. Tentunya jika kami merasa tidak nyaman mengenai sebuah hal, kami akan menyampaikannya. Itu berlaku bagi pemain yang ada di bangku cadangan maupun pemain di lapangan," jelas Mascherano dikutip dari Reuters.

Mascherano Bantah Perpecahan di Timnas Argentina
"Kami harus optimsitis. Percaya atau tidak, kami adalah runner up Piala Dunia dan kami harus menunjukkannya. Jika kami tidak mengatakan apa yang kami pikir, kami akan bermain dengan tidak nyaman," sambung pemain yang sudah membela Argentina di empat perhelatan Piala Dunia.

Mantan pemain Barcelona itu meyakini pemain-pemain yang menghuni timnas Argentina dapat memberikan hasil terbaik.

"Saya tidak akan berhenti mempercayai mereka. Kami sadar ada kebisingan dan sayangnya itu tidak membantu siapapun," kata Mascherano.

Dalam 16 kali tampil di Piala Dunia, Argentina empat kali terganjal di babak pertama. Piala Dunia 2002 adalah kali terakhir Albiceleste tersisih di fase grup. Ketika itu Gabriel Batistuta dan kawan-kawan menempati peringkat ketiga di bawah Swedia dan Inggris. (sry)