Ronaldo bisa saja menggandakan keunggulan Portugal dalam laga menghadapi Iran ketika laga memasuki menit ke-53, namun Beiranvand cermat membaca arah penalti dan sigap melakukan penyelamatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyukai sepak bola sejak kecil, Beiranvand tidak mendapat dukungan dari orang tua. Sang ayah, Mortaza Beiranvand, menilai sepak bola tidak dapat menghasilkan uang.
Alireza Beiranvand beraksi menyelamatkan gawang Iran dalam laga menghadapi Maroko. (REUTERS/Lee Smith) |
Berbekal uang pinjaman dari kerabatnya, kiper kelahiran 1992 itu meninggalkan rumah menuju ibu kota Iran, Teheran.
Beiranvand kemudian bermalam di Menara Azadi, lokasi berkumpulnya migran miskin. Beiranvand juga sempat tidur di depan kantor sebuah klub sepak bola lokal tempat ia berlatih.
Pelatih klub lokal tersebut, Hossein Feiz, semula mengenakan biaya £30 kepada Beiranvand untuk bisa berlatih. Tetapi kemudian Feiz memberi kesempatan tanpa memungut bayaran.
Beiranvand pun kemudian tinggal di rumah salah seorang rekan sambil bekerja di pabrik penjahit. Setelah itu kiper yang tergabung di timnas Iran pada 2015 itu pernah bekerja sebagai tukang cuci mobil.
Alireza Beiranvand hampir mencatatkan clean sheet dalam laga antara Iran dan Spanyol. (REUTERS/John Sibley) |
Karir Beiranvand berlanjut ke klub Naft Tehran. Kiper bertinggi 194 sentimeter itu sempat menumpang tidur di ruang salat markas tim tersebut sebelum menyewa ruangan dan menjadi seorang pelayan di toko piza.
Tak lama bekerja di toko piza, Beiranvand kemudian menjadi tukang sapu jalanan yang cukup menguras tenaganya.
Sempat dipecat Naft karena berlatih dengan tim lain dan mengalami cedera, Beiranvand kemudian menuju klub Homa namun manajer klub enggan memberi kontrak.
Lihat juga:9 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2018 |
"Saya mengalami banyak kesulitan untuk mewujudkan impian tapi saya tidak ingin melupakannya karena itu membentuk diri saya yang sekarang," kata Beiranvand.
(arh/har)
Alireza Beiranvand beraksi menyelamatkan gawang Iran dalam laga menghadapi Maroko. (REUTERS/Lee Smith)
Alireza Beiranvand hampir mencatatkan clean sheet dalam laga antara Iran dan Spanyol. (REUTERS/John Sibley)