Di pertandingan ini Senegal membutuhkan hasil imbang untuk bisa lolos ke babak 16 besar, sedangkan Kolombia wajib meraih kemenangan. Senegal lebih banyak menekan Kolombia di babak pertama, terutama dengan mengandalkan umpan-umpan lambung. Gaya bermain Kolombia juga tidak jauh berbeda dengan memainkan umpan-umpan jauh.
Lihat juga:Klasemen Sementara Grup H Piala Dunia 2018 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senegal mendapat penalti menit ke-17. Davinson Sanchez menjatuhkan Sadio Mane. Tekel kaki kanan Sanchez mengenai kaki kiri Mane. Wasit Milorad Mazic membatalkan penalti setelah melihat VAR. Dalam tayangan ulang kaki Sanchez diklaim lebih dulu mengenai bola.
Skuat Kolombia berselebrasi usai membobol gawang Senegal. (REUTERS/Marcos Brindicci) |
Kolombia mengambil alih serangan di awal babak kedua. Permainan dari kaki ke kaki dengan umpan-umpan pendek diperagakan tim asuhan Jose Pekerman ini.
Tim Senegal tetap bermain dengan cara yang sama seperti di babak pertama, memberikan teror melalui bermain keras dan berduel fisik dengan pemain-pemain Kolombia. Untuk mengurangi tekanan Kolombia, bek Kalidou Koulibaly kembali harus menjatuhkan Radamel Falcao pada menit ke-52.
Senegal gagal menjadi wakil Afrika di babak gugur Piala Dunia 2018. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins) |
Kolombia yang membutuhkan kemenangan justru bermain terlalu berhati-hati. Padahal dengan kualitas lini depan yang dimiliki, Los Cafeteros bisa bermain cepat.
Sayangnya, saat melakukan serangan balik, lini tengah Kolombia tidak memberikan dukungan. Radamel Falcao yang menjadi satu-satunya pemain di lini depan Kolombia kerap kesulitan untuk mengembalikan bola.
Pada menit ke-64 Senegal mendapatkan peluang mencetak gol melalui tendangan bebas Sadio Mane. Namun pemain Liverpool itu tidak bisa memanfaatkan peluang tersebut setelah sepakannya melenceng jauh dari sasaran akibat terpeleset saat melakukan eksekusi.
Pada menit ke-67 Luis Muriel terjatuh di kotak penalti Senegal usai berduel dengan kiper Khadim N'Diaye. Tidak ada penalti untuk Kolombia karena kaki kanan N'Diaye mengenai bola yang didribel Muriel.
Senegal memiliki tiga peluang on target dengan dua tembakan off target. Sedangkan Kolombia hanya dua tendangan on target dengan tiga off target. Penguasaan bola tidak jauh berbeda dengan babak pertama, Kolombia hanya unggul 51 persen.
Kolombia akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-74 melalui gol Yerry Mina memanfaatkan tendangan sudut Juan Quintero. Sundulan Mina ke sisi kiri gawang Senegal tidak bisa diantisipasi Khadim N'Diaye.
Tendangan Niang menit ke-76 ditepis David Ospina. Bola liar dibuang Mateus Uribe, tendangan sudut untuk Senegal. Mina yang mencetak gol untuk Kolombia hampir membuat gol bunuh diri. Sundulannya hasil tendangan sudut Senegal mengarah ke gawang sendiri, beruntung Ospina dengan sigap menangkap bola tersebut.
Hanya saja, sampai wasit Milorad Mazic meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan Kolombia tetap unggul 1-0. Hasil ini membuat Kolombia mengoleksi enam poin hasil dua kemenangan dari tiga pertandingan. Kolombia pun lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup H.
Susunan Pemain
Senegal: Khadim N'Diaye; Lamine Gassama, Salif Sane, Kalidou Koulibaly, Youssouf Sabaly; Ismaila Sarr, Cheikhou Kouyate, Idrissa Gana Gueye, Keita Balde; Sadio Mane, Mbaye Niang.
Kolombia: David Ospina; Santiago Arias, Davinson Sanchez, Yerry Mina, Johan Mojica; Juan Cuadrado, Carlos Sanchez, Juan Quintero, Mateus Uribe, James Rodriguez; Radamel Falcao.
[Gambas:Video CNN] (bac)
Skuat Kolombia berselebrasi usai membobol gawang Senegal. (REUTERS/Marcos Brindicci)
Senegal gagal menjadi wakil Afrika di babak gugur Piala Dunia 2018. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)