Sebenarnya hanya ada dua negara yang setia menggunakan formasi tiga bek sejak awal digelarnya Piala Dunia 2018 hingga berakhirnya babak grup. Menariknya dua negara itu berada satu grup, yakni Belgia dan Inggris di Grup G.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris mengandalkan Kyle Walker, John Stones dan Harry Maguire di lini belakang. (REUTERS/Carlos Barria) |
Argentina satu kali menggunakan formasi tiga bek, yakni saat dikalahkan Kroasia 0-3 pada laga kedua Grup D. Jorge Sampaoli sering menggunakan tiga bek ketika masih melatih Chile, tapi formasi itu terlihat tidak cocok untuk Argentina. Serangan Tim Tango tidak mengalir untuk menjadi sebuah tim yang menggunakan formasi tiga bek.
Nigeria juga hampir meraih hasil positif menggunakan formasi tiga bek saat melawan Argentina. Namun, gol Marcos Rojo di pengujung babak kedua membuat Nigeria kalah 1-2 dari Argentina. Tim Elang Super pun harus angkat koper.
Formasi 3-4-3 membuahkan tiga kemenangan bagi timnas Belgia di fase grup Piala Dunia 2018. (REUTERS/Max Rossi) |
Martinez sudah mulai menggunakan formasi tiga bek sejak melatih Wigan Athletic. Sementara Southgate mendapat inspirasi dari Antonio Conte yang sukses merebut gelar Liga Primer Inggris pada musim 2016/2017 bersama Chelsea dengan menggunakan formasi 3-5-2.
Formasi 3-4-3 milik Martinez sukses mengalahkan 3-5-2 Inggris milik Southgate. Dalam pertandingan terakhir Grup G, Jumat (29/6) dini hari WIB, Belgia sukses mengalahkan Inggris 1-0 lewat gol Adnan Januzaj.
Keunggulan dan Kelemahan
Kunci dari permainan formasi tiga bek adalah tim tersebut harus memiliki dua bek sayap yang punya stamina luar biasa. Pasalnya, kedua pemain itu akan terus naik-turun sepanjang pertandingan untuk menbantu serangan dan pertahanan.
Gareth Southgate mendapat inspirasi dari Antonio Conte dengan menggunakan tiga bek. (REUTERS/Lucy Nicholson) |
Peran itu yang dijalani Kieran Trippier dan Ashley Young di timnas Inggris. Sementara di Belgia, Martinez memiliki Yannick Carrasco di kiri dan Thomas Meunier di kanan.
Keunggulan menggunakan formasi tiga bek adalah tim tersebut akan lebih solid di belakang terutama menghadapi serangan balik. Terutama jika tim tersebut menggunakan tambahan satu atau dua gelandang bertahan di depan tiga bek sejajar.
Roberto Martinez sudah menggunakan formasi tiga bek sejak melatih Wigan Athletic. (REUTERS/Hannah McKay) |
Formasi tiga bek juga punya kelemahan, terutama jika tim tersebut tidak punya dua bek sayap dengan stamina bagus. Hal itu akan membuat sebuah tim kesulitan dalam membangun serangan dan bertahan.
Di babak 16 besar Piala Dunia 2018, formasi tiga bek dipastikan masih akan menjadi daya tarik tersendiri. Belgia dan Inggris yang merupakan dua tim dengan penampilan paling meyakinkan di Piala Dunia 2018 sejauh ini, berpeluang melangkah lebih jauh menggunakan formasi tiga bek. (sry)
Inggris mengandalkan Kyle Walker, John Stones dan Harry Maguire di lini belakang. (REUTERS/Carlos Barria)
Formasi 3-4-3 membuahkan tiga kemenangan bagi timnas Belgia di fase grup Piala Dunia 2018. (REUTERS/Max Rossi)
Gareth Southgate mendapat inspirasi dari Antonio Conte dengan menggunakan tiga bek. (REUTERS/Lucy Nicholson)
Roberto Martinez sudah menggunakan formasi tiga bek sejak melatih Wigan Athletic. (REUTERS/Hannah McKay)