Para bintang yang sering mendapat sorotan terutama adalah para peraih Man of the Match. Yakni, Kylian Mbappe, yang mencetak dua gol di laga Prancis vs Argentina; Edinson Cavani yang mencetak dua gol di laga Uruguay vs Portugal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kylian Mbappe saat memporak-porandakkan pertahanan Argentina. (REUTERS/Pilar Olivares) |
Pereira (34) adalah pemegang caps internasional terbanyak di timnas Uruguay dengan 125 laga. Perannya adalah memberi inspirasi dan bimbingan kepada para pemain muda sejak lama.
Maximiliano Pereira dalam pertandingan melawan Uzbekistan di Montevideo, Uruguay, 7 Juni. (AFP PHOTO / PABLO PORCIUNCULA) |
"Dia sangat penting bagi tim selama bertahun-tahun dan akan terus begitu meski ia tak bermain [di line up]," ucap bek timnas Uruguay Diego Godin. "Pengalamannya banyak menolong para pemain muda," imbuhnya.
Pereira, bek sayap kanan ini belum diturunkan di Piala Dunia 2018. Di masa lalu, ia punya peran vital saat membawa timnya lolos ke semifinal Piala Dunia 2010 dan memenangkan kejuaran Copa America 2011.
2. Guy Stephan di timnas Prancis
Ia merupakan asisten pelatih timnas Didier Deschamps sejak enam tahun lalu. Skuat memandangnya sebagai sosok seorang ayah di tempat latihan.
Skuat timnas Prancis disebut memiliki sosok ayah pada diri asisten pelatih timnas Guy Stephan. (REUTERS/Pilar Olivares) |
3. Cleber Xavier di timnas Brasil
Asisten pelatih timnas Brasil ini sudah bekerja bersama Tite sejak 17 tahun silam. Bergantian dengan Sylvonho, Xavier selalu menemani Tite dalam konferensi pers; sebuah simbol kepercayaan dari Tite untuk tim pelatih.
Tite dan Cleber Xavier, di Jerman, 26 Maret. (AFP PHOTO / Tobias SCHWARZ) |
4. Axel Witsel di timnas Belgia
Bermain sebagai pemain tengah yang berposisi lebih dalam, Witsel mencontohkan fleksibilitas peran yang disukai pelatih.
Pemain timnas Belgia Axel Witsel memberi pengaruh dari tengah lapangan. (Francois Lenoir) |
Dalam tiga pertandingan yang dimainkannya di Piala DUnia 2018, ia membuat 172 umpan sukses, terbanyak melakukan umpan jarak menengah (119 kali), 17 kali recovered balls, tanpa melakukan takel, tanpa gol ataupun assist.
5. Yuri Zhirkov di timnas Rusia
Pemain Zenit Saint Petersburg kelahiran 34 tahun lalu ini turun di pertandingan babak pertama saat melawan Spanyol. Ia diganti pada bebak kedua saat cederanya di tendon achilles kumat.
Pada tiga pertandingan yang ia mainkan di Piala Dunia 2018, ia tak menciptakan gol ataupun assist. Namun, permainannya di sisi kiri Rusia, dengan cakupan 25,6 km (8,3 km dengan bola dan 11,3 km tanpa bola), dinilai membantu permainan tim.
Yuri Zhirkov (kanan) dalam pertandingan melawan Arab Suadi. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
6. Iva Olivari di timnas Kroasia
Ia adalah manajer timnas Kroasia sekaligus perempuan pertama yang duduk di bench timnas di sepanjang sejarah Piala Dunia. Mantan juara nasional tenis di kelompok usia U-14 itu mengurus logistik, rencana perjalanan, dan banyak hal lainnya di timnas. Iva sudha bekerja di timnas Kroasia sejak 1992.
[Gambas:Instagram]
"Iva adalah orang yang luar baisa," ucap Danijel Subasic, kiper timnas Kroasia.
"Ia selalu bersama kami. Dia seperti malaikat penjaga kami! Saya mengenalnya selama 10 tahun. Tak mudah mengatur skuat. Dia suka bercanda dan kami menyukainya," imbuh Subasic.
7. Daniel Ekvall di timnas Swedia
Bukan tim unggulan, sukses tim asal Skandinavia hingga peerempat final itu tak lepas dari mental baja dan kebersamaan tim. Dan itu adalah peran dari penasihat psikologi olahraga timnas Swedia, Daniel Ekvall.
[Gambas:Twitter]
"Saya terbuka untuk bicara empat mata dan ada pula sesi kelompok. Melalui hal yang dikatakan pemain di pertemuan-pertemuan itu, saya membuat rencana psikis untuk pertandingan berikutnya. Saya sangat tahu kami melakukannya bersama," tutur Ekvall.
8. Allan Russel di timnas Inggris
Berterimakasihlah para pendukung The Three Lions kepadanya. Russel disebut sudah bekerja untuk menyiapkan detil bagaimana gol demi gol bisa diraih Inggris.
Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate dan asisten pelatih Allan Russell di Rusia, 19 Juni. (REUTERS/Lee Smith) |
"Allan fokus kepada hal-hal teknis secara spesifik," imbuhnya.
Kylian Mbappe saat memporak-porandakkan pertahanan Argentina. (
Maximiliano Pereira dalam pertandingan melawan Uzbekistan di Montevideo, Uruguay, 7 Juni. (
Skuat timnas Prancis disebut memiliki sosok ayah pada diri asisten pelatih timnas Guy Stephan. (
Tite dan Cleber Xavier, di Jerman, 26 Maret. (
Pemain timnas Belgia Axel Witsel memberi pengaruh dari tengah lapangan. (
Yuri Zhirkov (kanan) dalam pertandingan melawan Arab Suadi. (
Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate dan asisten pelatih Allan Russell di Rusia, 19 Juni. (