Di perempat final, Marcus/Kevin berhadapan dengan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Usai bermain selama satu jam empat menit di Istora Senayan pada Jumat (6/7), Marcus/Kevin menang dengan skor 20-22, 22-20 dan 21-18.
Melaju ke semifinal, Marcus/Kevin mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan skor 21-13, 21-10, Sabtu (7/7) dan lolos ke final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah drama sempat mewarnai laga Marcus/Kevin dan ganda Denmark di perempat final. Seperti Marcus yang sempat ditegur wasit lantaran dianggap membanting raket.
Marcus/Keviin juara Indonesia Open usai mengalahkan ganda ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, di final. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Kita tidak harus berfokus ke masalah itu. Secara teknis, wasit bisa mengeluarkan kartu hitam walaupun pertandingan sudah selesai," ucap Darren yang berarti jika wasit memberikan kartu hitam buat Marcus/Kevin usai pertandingan, kemenangan keduanya bakal dianulir.
Sekjen PBSI Ahmad Budiharto mengungkapkan kejadian tersebut menjadi satu catatan buat pihaknya. Tugas PBSI adalah berusaha untuk meredamkan suasana supaya tidak menjadi keruh.
"Dari pihak PBSI sudah mencatat semua kejadian dan mencoba mendapatkan saksi-saksi. Bukan melaporkan tapi menjadi catatan agar menjadi pembelajaran," ujar Budiharto. (bac)
Marcus/Keviin juara Indonesia Open usai mengalahkan ganda ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, di final. (CNN Indonesia/Hesti Rika)