Upaya Brasil menjadi juara Piala Dunia 2018 tidak tercapai usai kalah 1-2 dari Belgia di babak perempat final yang digelar di Kazan Arena, Jumat (6/7) waktu setempat. Dalam laga itu Belgia menang lewat gol bunuh diri Fernandinho dan Kevin De Bruyne, sedangkan Brasil hanya bisa membalasnya melalui Renato Augusto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neymar dan kawan-kawan gagal melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2018. (REUTERS/Toru Hanai) |
Sambutan terhadap timnas Brasil ini berbeda dengan kebanyakan timnas yang lebih dulu tersingkir dari Piala Dunia 2018. Sebut saja Jepang yang tersingkir di babak 16 besar usai kalah 2-3 dari Belgia.
Tim berjuluk Samurai Biru itu disambut bagai pahlawan di Bandara Narita, Tokyo, pada Kamis (5/7). Bahkan ribuan suporter timnas Jepang mendatangi bandara dan berburu tanda tangan serta mengabadikan foto-foto tim asuhan Akira Nishino itu.
[Gambas:Twitter]
Timnas Mesir yang gagal melaju ke babak gugur turnamen itu juga mendapat sambutan meriah dari suporter. Begitu rombongan The Pharaohs itu tiba di Kairo, suporter tetap mengeluk-elukan tim asuhan Hector Cuper Tersebut.
Kondisi tidak jauh berbeda dialami timnas Kolombia. Kalah secara dramatis dari timnas Inggris di babak 16 besar karena adu penalti tidak membuat Los Cafeteros kehilangan sambutan hangat. Selain warga sipil, tentara Kolombia juga menyambut kehadiran James Rodriguez dan kawan-kawan.
Neymar dan kawan-kawan gagal melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2018. (REUTERS/Toru Hanai)