Indonesia kalah adu penalti setelah dua eksekutor yakni Witan Sulaeman, Firza Andika, dan Hanis Saghara Putra gagal melesakkan bola ke gawang Malaysia.
Pada babak pertama, Indonesia sempat unggul 1-0 berkat gol penalti Egy Maulana Vikri saat laga baru berusia dua menit. Malaysia kemudian menyamakan skor menjadi 1-1 melalui gol tandukan kapten Malaysia Muhammad Syaiful memanfaatkan sepak pojok rekannya. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampilnya Rivaldo Todd Ferre pada awal babak kedua menggantikan Fafli Mursalim mulai memberikan daya gedor Garuda Nusantara di lini depan.
Indonesia baru bisa membuka peluang tendangan ke gawang Malaysia yang dilepaskan Witan Sulaeman pada menit ke-51. Bola tendangannya masih mudah ditangkap kiper Malaysia Muhammad Azri.
Berjarak dua menit kemudian, giliran Malaysia membahayakan gawang Indonesia melalui servis tendangan bola mati.
Indonesia kembali membuka peluang pada menit ke-65 melalui aksi Egy Maulana merangsek ke kotak penalti. Namun, tendangan penyerang Lechia Gdansk itu masih melenceng.
Egy Maulana sempat mengalami cedera karena kaki kanan yang salah bertumpu usai menendang bola ke gawang Malaysia. Ia kembali bisa bermain setelah mendapat perawatan dari tim medis.
Amat disayangkan, Egy Maulana mengalami cedera pergelangan kaki sehingga ia harus ditarik keluar digantikan Hanis Saghara pada menit ke-88.
Memasuki pengujung babak kedua, Indonesia mendapat peluang untuk mencetak gol, namun tendangan Hanis Saghara masih bisa ditangkap Muhammad Azri.
Laga pun terpaksa dilanjutkan melalui adu penaltu setelah skor 1-1 bertahan hingga usai waktu normal.
Indonesia akhirnya kalah adu penalti setelah dua eksekutor yakni Witan Sulaeman, Firza Andika, dan Hanis Saghara Putra gagal melesakkan bola ke gawang Malaysia dan gagal ke final Piala AFF U-19 2019. (bac)