Prancis bakal berusaha meraih trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka sementara Kroasia berusaha jadi negara terbaru yang bisa mengangkat trofi Piala Dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecepatan dan Stamina Untungkan Prancis (Haryanto Tri Wibowo)
Stamina Kroasia sudah terkuras jelang final karena tiga kali bermain 120 menit di fase gugur. Kecepatan Prancis bisa membuat Kroasia kerepotan. Kaki-kaki lelah Kroasia saya prediksi sudah akan terlihat di babak kedua.
Daya tahan Kroasia akan mendapatkan ujian menghadapi Prancis. (REUTERS/Christian Hartmann) |
Prancis Juara Piala Dunia Setelah 20 Tahun (Ahmad Bachrain)
Timnas Prancia bakal bermain sangat disiplin menghadapi Kroasia. Lini tengah Prancis yang dikawal dua gelandang jangkar, Paul Pogba dan N'Golo Kante, bakal membuat Luka Modric dan kawan-kawan kesulitan untuk menembusnya.
Khusus untuk Kante, pemain Chelsea itu bakal lebih banyak memotong alur serangan Kroasia dari lini tengah dengan permainan tanpa kompromi dan stamina prima. Les Bleus juga akan membuat pertahanan Kroasia keteteran dengan dua winger mereka, Kylian Mbappe dan Blaise Matuidi, ditambah Antoine Griezmann yang kadang juga bermain melebar memberikan umpan-umpan silang berbahaya.
Kylian Mbappe akan merepotkan pertahanan Kroasia dengan kecepatan yang mereka miliki. (Foto: REUTERS/Max Rossi) |
Prancis dengan stamina yang lebih bugar dibandingkan skuat negara Balkan itu saya prediksi akan menjadi juara Piala Dunia setelah 20 tahun. Mereka bakal menang 2-0 atas Kroasia.
Kroasia Gagal Cetak Sejarah (Surya Sumirat)
Timnas Prancis akan menjadi juara Piala Dunia 2018 dengan mengalahkan Kroasia di laga final. Hasil itu akan membuat Kroasia gagal cetak sejarah untuk menjuarai Piala Dunia kali pertama. Selain punya komposisi yang lebih baik, Prancis memiliki rapor pertemuan yang lebih bagus dibandingkan dengan Kroasia. Dari total lima pertemuan kedua tim, Prancis menang tiga kali dan dua kali imbang.
Kroasia punya peluang untuk mencetak sejarah sebagai juara dunia baru. (Foto: REUTERS/Grigory Dukor) |
Prancis Juara Piala Dunia 2018 (Putra Permata Tegar Idaman)
Duel Prancis lawan Kroasia akan menjadi duel puncak di Piala Dunia 2018. Prancis bakal berusaha meraih trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah sedangkan Kroasia akan mencoba meraih trofi pertama dalam sejarah mereka.
Antoine Griezmann bakal jadi andalan Prancis di final. (Foto: REUTERS/Anton Vaganov) |
Dari skuat kedua tim, Prancis punya banyak pemain yang lebih berusia belia namun mereka sudah punya pengalaman tampil di final turnamen besar yaitu pada Piala Eropa 2016. Prancis akan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Kroasia.
Mbappe Bawa Prancis Menang 2-0 di Final (Nova Arifianto)
Wajar kiranya jika Prancis menjadi favorit dalam laga final Piala Dunia 2018. Dihuni individu-individu bertalenta dan tenar merupakan nasib baik bagi Didier Deschamps.
Tapi kualitas Kroasia juga tidak berbeda jauh ketimbang sang lawan. Keberhasilan mencapai final dengan rekam jejak mengalahkan dua negara favorit yang pernah menjadi juara dunia adalah bukti kualitas skuat Vatreni.
Kroasia melaju ke final dengan melewati dua adu penalti. (REUTERS/Maxim Shemetov) |
Pada akhirnya sepak bola tak terelakkan dari faktor fisik. Kecepatan Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann bisa mengacaukan koordinasi pertahanan yang letih dari Kroasia setelah bermain 360 menit selama lebih kurang 11 hari.
Prancis Angkat Trofi (Vetriciawizach)
Walaupun Kroasia mengatakan mereka masih memiliki energi untuk menghadapi Prancis, tapi fakta menunjukkan bahwa lima pemain mereka telah absen di sesi latihan karena kondisi kebugaran. Bahkan Kroasia memilih relaksasi ketimbang mengadakan sesi latihan demi menjaga kondisi fisik.
Prancis bisa tetap menggunakan taktik mereka di semifinal yaitu lebih bertahan dan membiarkan Kroasia menguasai bola, lalu kemudian menyerang balik cepat untuk mencetak gol. Jika Prancis bisa menjaga gawang mereka di 15 menit awal tidak kebobolan, maka peluang mereka untuk merebut gelar juara dunia kedua sangat terbuka lebar. Prancis menang 2-1.
Prancis berambisi menebus kegagalan di final Piala Eropa 2016. (Foto: REUTERS/Grigory Dukor) |
Meski berstatus kuda hitam, namun Kroasia berhasil menumbangkan Inggris dengan kemenangan dramatis di semifinal. Vatreni sudah membuktikan diri sebagai salah satu tim terbaik, terlebih mampu bangkit meraih kemenangan 2-1 atas Inggris setelah tertinggal lebih dulu.
Prancis memang lebih diunggulkan menang di final setelah sukses mengubur mimpi generasi emas Belgia di semifinal. Namun, Les Bleus menuai banyak kritik lantaran memilih bermain bertahan untuk mengalahkan Belgia.
Daya tahan Kroasia akan mendapatkan ujian menghadapi Prancis. (REUTERS/Christian Hartmann)
Kylian Mbappe akan merepotkan pertahanan Kroasia dengan kecepatan yang mereka miliki. (Foto: REUTERS/Max Rossi)
Kroasia punya peluang untuk mencetak sejarah sebagai juara dunia baru. (Foto: REUTERS/Grigory Dukor)
Antoine Griezmann bakal jadi andalan Prancis di final. (Foto: REUTERS/Anton Vaganov)
Kroasia melaju ke final dengan melewati dua adu penalti. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Prancis berambisi menebus kegagalan di final Piala Eropa 2016. (Foto: REUTERS/Grigory Dukor)