Secara total, Kroasia bermain 90 menit lebih lama dari Prancis karena tiga kali melewati babak pertambahan waktu. Sementara itu, Prancis selalu mengakhiri laga fase gugur dalam waktu normal.
Prancis juga punya waktu istirahat satu hari lebih lama ketimbang Vatreni. Inilah yang membuat Dalic memilih untuk mengistirahatkan para pemainnya.
"Kami tidak bersikeras mengadakan sesi latihan. Tak ada lagi yang bisa kami latih. Kami butuh relaksasi dan istirahat. Beberapa pemain kami memang mengalami cedera ringan, tapi kami berharap bisa mengatasi itu," kata pelatih berusia 51 tahun itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemain Kroasia diperkirakan akan bermasalah soal kebugaran di final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
"Besok adalah final Piala Dunia. Para pemain saya paham maknanya. Satu hal yang membahagiakan saya adalah seluruh pemain saya akan mengatakan pada saya jika mereka tidak dalam kondisi 100 persen," ujarnya.
Timnas Prancis selalu menang di waktu normal di fase gugur Piala Dunia 2018. (REUTERS/Michael Dalder) |
Dalic sendiri mengatakan ia dan timnya tak takut oleh rekam jejak buruk mereka ketika berhadapan dengan Prancis. Dari lima perjumpaan, Kroasia belum pernah menang dan kalah tiga kali, sementara dua lainnya berakhir imbang. Salah satu kekalahan itu terjadi di semifinal Piala Dunia 1998.
(ptr)

Para pemain Kroasia diperkirakan akan bermasalah soal kebugaran di final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Timnas Prancis selalu menang di waktu normal di fase gugur Piala Dunia 2018. (REUTERS/Michael Dalder)