Guardiola Sebut Kegagalan Rekrut Jorginho sebagai Kesalahan

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Jumat, 20/07/2018 12:16 WIB
Guardiola Sebut Kegagalan Rekrut Jorginho sebagai Kesalahan Jorginho memutuskan pindah dari Napoli dan gabung Chelsea. (REUTERS/Stefano Rellandini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester City Pep Guardiola menilai kegagalan merekrut gelandang asal Italia Jorginho sebagai sebuah kesalahan bagi sang pemain.

Jorginho merupakan salah satu bidikan Man City di bursa transfer musim panas ini. Tetapi gelandang timnas Italia itu justru memilih bergabung ke Chelsea dengan mahar £44 juta atau setara dengan Rp831,5 miliar.

Kendati demikian Pep Guardiola tidak merasa kecewa dengan hilangnya Jorginho yang justru pindah ke klub rival. Menurut Guardiola pihaknya sudah mencoba sebisa mungkin mendatangkan Jorginho, tetapi keputusan ada di tangan sang pemain.


"Itu akan menjadi kesalahan baginya [Jorginho] dan bagi kami jika dia memutuskan datang ke sini saat dia ingin pergi bersama Maurizio [Sarri] dan Chelsea," ujar Guardiola dikutip dari Mirror.

"Jadi penting bahwa sepak bola Inggris telah menerima pemain luar biasa dan pada akhirnya jika mereka ingin datang, lebih baik mereka datang," Guardiola menambahkan.

Meski kehilangan Jorginho, Pep Guardiola tidak merasa kecewa.Meski kehilangan Jorginho, Pep Guardiola tidak merasa kecewa. (Reuters/Lee Smith)
Di Chelsea Jorginho menjadi rekrutan pertama di bursa transfer musim ini. Jorginho gabung The Blues karena faktor Sarri yang juga mantan pelatih Napoli.

Seperti halnya Chelsea, Man City juga baru mendapatkan satu pemain di bursa transfer, yaitu Riyad Mahrez yang gabung dari Leicester City. Tetapi situs Transfermarkt menyebut Man City sudah mendatangkan pemain lain yaitu bek tengah muda Philippe Sandler dari PEC Zwolle dengan harga £2,25 juta.

"Jika dia [Jorginho] memutuskan untuk pergi ke Chelsea untuk suatu alasan dia akan menjelaskannya, dan semua yang terbaik untuknya," Guardiola menuturkan. (sry)