Tontowi/Liliyana atau yang bisa disebut Owi/Butet lebih dulu melaju ke babak puncak setelah mengalahkan kompatriotnya Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow. Mereka menang dengan skor 26-24 21-17 dalam pertandingan 31 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tontowi/Liliyana sebelumnya sukses menjuarai Indonesia Open 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Adapun pertandingan antara Owi/Butet melawan Akbar/Winny dalam babak semifinal berlangsung ketat. Kedua pasangan saling mengejar angka terutama pada set pertama.
Dalam pertandingan tersebut, Owi/Butet sempat memimpin lima poin pada set kedua yakni 13-8. Akbar/Winny berusaha mengejar namun tak sampai menyamakan kedudukan hingga set kedua berakhir.
"Puji Tuhan, pasti senang bisa ke final lagi. Apalagi setelah juara di Indonesia Open persiapan hanya seminggu kurang, kami sudah datang ke turnamen ini. Sebagai pemain senior kami harus pintar-pintar menjaga staminanya," ujar Liliyana.
Tontowi/Liliyana berhasrat raih gelar Singapura Open 2018. (Dok. Humas PBSI) |
Bila Owi/Butet mengalahkan Goh/Lai di babak final, maka itu adalah gelar juara kedua secara beruntun tahun ini bagi mereka. Sebelumnya, Owi/Butet juara Indonesia Open 2018 setelah mengalahkan wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-17, 21-8 dalam durasi 38 menit pada 8 Juli.
Lihat juga:Barcelona Benar-benar Serius Incar Willian |
Ganda putra Indonesia bakal berhadapan dengan pasangan China antara Han Chengkai/Zhou Haodong atau Ou Xuanyi/Xiangyu Ren. (jun)
Tontowi/Liliyana sebelumnya sukses menjuarai Indonesia Open 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Tontowi/Liliyana berhasrat raih gelar Singapura Open 2018. (Dok. Humas PBSI)