Manajer Arsenal Unai Emery memainkan beberapa pemain baru di babak pertama, seperti kiper Bernd Leno dan Matteo Guendozi. Ada juga pemain muda 17 tahun Emile Smith Rowe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, meski lini depan Arsenal dihuni penyerang sekelas Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette, The Gunners tetap kesulitan menembus pertahanan Atletico yang rapat.
Emile Smith Rowe mencetak gol spektakuler ke gawang Atletico. (REUTERS/Edgar Su) |
Usaha Lacazette pada menit ke-22 dan 32 juga masih bisa ditepis Oblak. Sepakan kaki kiri Lacazette menit ke-40 juga kandas di tangan Oblak.
Meski lebih banyak menekan Atletico, Arsenal justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-41. Luciano Vietto membobol gawang leno dengan sundulan setelah memanfaatkan umpan dari Angel Correa.
Di babak kedua Arsenal bisa menyamakan kedudukan melalui pemain muda potensial mereka, Emile Smith Rowe. Smith Rowe mencetak gol itu dengan fantastis.
Pertandingan pun akhirnya dilanjutkan ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1. Dalam babak ini Los Rojiblancos lebih beruntung setelah tiga penendangnya suksen menjadi eksekutor. Sedangkan tiga penendang Arsenal gagal.
Susunan Starting XI:
Atletico: Jan Oblak; Juanfran, Antonio Moya, Montero Rubio, Roberto Olabe; Joaquin Munoz, Thomas Partey, Rodri Hernandez, Angel Correa; Kevin Gameiro, Luciano Vietto.
Arsenal: Bernd Leno; Hector Bellerin, Shkodran Mustafi, Rob Holding, Sead Kolasinac; Aaron ramsey, Matteo Guendozi, Reiss Nelson, Emile Smith Rowe, Pierre-Emerick Aubameyang; Alexandre Lacazette. (har)
Emile Smith Rowe mencetak gol spektakuler ke gawang Atletico. (REUTERS/Edgar Su)