Dilansir dari situs berita Malaysia Sukan Sinar.com, Selasa (31/7), Idris mendorong Menpora Malaysia agar bersikap serius soal tindakan suporter Indonesia di Piala AFF U-16 2018. Ia menilai Saddiq terlalu lembut dalam menangani perkara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Malaysia U-16 mengklaim dihina suporter Indonesia. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Suporter Indonesia diduga melakukan ujaran kebencian kepada Amirul karena beberapa hari sebelumnya pemain ini kedapatan mengunggah bendera Indonesia secara terbalik via Instagram story. Amirul akhirnya meminta maaf setelah dihujani ratusan komentar protes dari netizen Indonesia.
Lebih lanjut, Idris mengatakan Menpora Malaysia tidak boleh selalu menjaga hati semua pihak.
Persaingan Indonesia vs Malaysia terjadi di semua kelompok usia. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
"Saya menyarankan dan akan memastikan Presiden FAM [Hamid Mohd Amin] menulis surat protes kepada AFF dan AFC, serta menarik diri dari kejuaraan tersebut kalau perlu," ujar Idris.
"Dulu kita dikenakan hukuman karena ulah segelintir suporter yang tidak bertanggung jawab. Hari ini, apabila pemain kita dipanggil an***g dan ada sampai diancam dibunuh, FAM perlu tegas dan laporkan pada pihak AFF. Tindakan yang keras perlu dilakukan," ujar Saddiq.
Pihak Kemenpora Indonesia melalui Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto meminta PSSI untuk minta maaf kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
"Tidak ada jeleknya untuk [Indonesia] minta maaf, jangan sampai ada stigma negatif tentang sikap penonton. PSSI harus minta maaf, saya atas nama Kemepora mendesak PSSI untuk minta maaf," kata Gatot kepada CNNIndonesia.com, Selasa (31/7). (jun/har)
Timnas Malaysia U-16 mengklaim dihina suporter Indonesia. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Persaingan Indonesia vs Malaysia terjadi di semua kelompok usia. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)