Ezra masuk daftar 23 nama pilihan Luis Milla untuk Asian Games 2018. Namun sepuluh hari jelang laga pertama, Ezra memastikan tak bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-23.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ezra Walian membela klub baru di musim ini sehingga ia butuh waktu untuk beradaptasi. (Foto: Dok. PSSI) |
Dengan kesulitan bermain di Almere City, Ezra lalu mendapatkan kesempatan dipinjamkan ke klub Jupiler League lainnya, RKC Waalwijk.
"Dalam proses negosiasi, saya meminta izin RKC untuk mengizinkan saya bermain di Asian Games 2018. Bagi saya bermain untuk Timnas Indonesia adalah kehormatan. Kebanggaannya tidak bisa dibandingkan dengan apapun."
Ezra Walian berjanji untuk tetap mengikuti sepak terjang Timnas Indonesia di Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
"Namun RKC tidak membolehkan saya bermain di Asian Games 2018 dengan alasan untuk adaptasi tim. Saya memahami alasan mereka. Saya sudah melewatkan banyak latihan pramusim. Mereka ingin saya bisa jadi bagian dari tim sejak awal kompetisi yang dimulai pada 17 Agustus," ujar pemain yang berdarah Indonesia dari sang Ayah.
Ezra menegaskan sempat memperjuangkan ambisi untuk membela Timnas Indonesia di Asian Games 2018 meski pada akhirnya menemui kegagalan.
"Terima kasih kepada Luis Milla atas kesempatan yang hebat ini. Untuk rekan di Tim Garuda, coba berikan yang terbaik dan coba membuat sejarah untuk Indonesia. Saya mungkin tidak bisa bermain di Asian Games, namun saya adalah suporter nomor satu Timnas Indonesia di Asian Games 2018," ucap Ezra berjanji. (har)
Ezra Walian membela klub baru di musim ini sehingga ia butuh waktu untuk beradaptasi. (Foto: Dok. PSSI)
Ezra Walian berjanji untuk tetap mengikuti sepak terjang Timnas Indonesia di Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)