Marcus/Kevin kalah 18-21 di gim pertama dan berhasil membukukan kemenangan 21-14 dan 21-18 untuk mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia yang pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami merasa tidak tampil maksimal, belum bisa mengeluarkan seratus persen kemampuan kami. Tapi seharusnya besok kami main lebih baik karena hari ini sudah tanding cukup sengit," imbuh Kevin.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo butuh waktu 52 menit untuk melewati babak kedua Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Dalam babak kedua yang berlangsung Rabu (1/8) sore WIB, dua ganda putra pelatnas Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso akan saling berhadapan.
Sementara andalan Indonesia untuk meraih gelar di sektor lain, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang meraih kemenangan relatif mudah asal pasangan Hong Kong Ng Wing Yung/Yuen Sin Ying merasa lawan belum memiliki jam terbang di pentas bulutangkis kelas atas.
"Lawan kami adalah pemain muda, mungkin mereka ikut kejuaraan dunia untuk memperbanyak pengalaman. Hari ini persiapan kami juga bagus, jadi kami bisa langsung in di lapangan," ucap Greysia.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menembus babak ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
Greysia/Apriyani mengaku siap meraih hasil terbaik di Kejuaraan Dunia pertama yang mereka ikuti.
"Kami tidak terlalu mau memikirkan beban, enjoy saja. Nikmati selangkah demi selangkah, dijalani saja dengan sebaik-baiknya," imbuh Apriyani. (jun)
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo butuh waktu 52 menit untuk melewati babak kedua Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menembus babak ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)