Persaingan ketat Greysia/Apriyani dengan Chen/Jia berlangsung sejak awal laga. Kedua pasangan silih berganti memimpin perolehan poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua pasangan andalan Indonesia dan China itu kembali susul menyusul poin pada gim kedua. Greysia/Apriyani mencatakan keunggulan 2-1, 4-2, dan 6-4. Setelah itu Chen/Jia yang melesat meninggalkan Greysia/Apriyani.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu baru sekali mengikuti Kejuaraan Dunia Bulutangkis. (Dok. Humas PBSI) |
Chen/Jia unggul 11-6 ketika interval dan menambah satu poin lagi sebelum pasangan pelatnas PBSI meraih poin demi poin beruntun dan berhasil unggul 13-12.
Jia Yi Fan sempat mendapat perawatan pada paha kirinya, namun kondisi itu tidak mengendurkan permainan pasangan China. Bahkan ganda nomor satu dunia itu mampu memimpin 17-16 dan 18-17.
Menjelang poin-poin akhir, laga kembali ketat. Greysia/Apriyani sempat tertinggal 18-20 dan 19-21. Dalam momen kritis ganda putri terbaik Indonesia itu berhasil berbalik unggul.
Kegagalan Chen Qingchen menyeberangkan bola memastikan kemenangan Greysia/Apriyani dengan skor 23-21.
Dua ganda putri Indonesia lainnya, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, akan menyusul menjalani laga perempat final. (jun)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu baru sekali mengikuti Kejuaraan Dunia Bulutangkis. (Dok. Humas PBSI)