Salah merupakan pesepakbola paling terkenal di Mesir saat ini. Prestasi fenomenalnya bersama Liverpool membuat rakyat Mesir bangga terhadap sosok Salah. Ia dipuja dan digemari oleh banyak orang.
"Suatu saat saya berada di rumah di Mesir. Seorang fan mengetuk pintu rumah dan meminta foto bersama saya dan saya setuju. Dua jam kemudian, ia datang dengan sekitar delapan orang dan meminta berfoto bersama dengan mereka dan saya setuju."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohamed Salah menyebut sempat kesulitan menyetir di Inggris. (Foto: REUTERS/Brad Penner-USA TODAY Sports) |
Cerita Salah kesulitan beradaptasi di Inggris tampaknya bertolak belakang dengan di lapangan. Penyerang timnas Mesir itu justru cepat klop bergabung di skuat arahan Juergen Klopp.
Berkat performa ciamik itu, ia mampu membawa The Reds hingga final Liga Champions musim lalu. Meski demikian, Salah menyebut hadiah favorit yang berhasil ia raih adalah penghargaan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Inggris musim lalu.
"Saya harus bekerja keras untuk itu dan berkonsentrasi penuh setiap pertandingan untuk mencetak gol. Saya juga harus bersaing dengan pemain-pemain hebat seperti Harry Kane dan [Sergio] 'Kun' Aguero," ujar Salah.
Meski The Pharaohs gagal total, Salah tetap disambut meriah para warga Mesir sekembalinya ia ke negaranya itu. (ptr)
Mohamed Salah menyebut sempat kesulitan menyetir di Inggris. (Foto: REUTERS/Brad Penner-USA TODAY Sports)