Acara yang berlangsung setelah match coordination meeting (MCM) di sebuah hotel tersebut dihadiri pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini, Amiruddin Bagus Kahfi dan David Maulana serta pelatih Malaysia U-16 Raja Azlan Shah yang ditemani tiga pemainnya Muhammad Amirul Ashrafiq Hanifah, Dinesh Baskaran, dan Muhammad Danish Ishak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain bersilaturahmi antar pemain, Fakhri berharap suporter yang datang ke Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada laga semifinal Piala AFF U-16 2018, dapat mendukung tim Merah Putih tanpa berlaku onar.
Timnas Indonesia U-16 menjadi tim paling produktif dalam fase grup Piala AFF U-16 2018. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
Suporter tim Garuda Asia diperkirakan akan memenuhi tribune Stadion Gelora Delta seperti dalam lima laga di fase grup.
Fakhri memohon kedatangan suporter dapat menghadirkan semangat positif bagi anak asuhnya dan tidak melakukan tindakan yang merugikan tim.
"Kami mengharapkan dukungan dan doa dari Suporter Indonesia. Namun, kami juga tidak ingin turnamen ini menjadi cela. Dukung kami dengan sportif, kami akan berupaya tampil maksimal," ucap Fakhri.
Persaingan sengit antara Indonesia dan Malaysia yang kerap terjadi di lapangan hijau membuat Fakhri waswas karena menurutnya laga di level junior tidak semata-mata berorientasi pada hasil.
"Jangan sampai kreativitas dan kegiatan positif lain yang sudah mereka lakukan sebelumnya ternoda hanya karena oknum, sehingga merugikan semua pihak. Atau lebih parahnya nama Indonesia akan terkena sanksi dari AFC dan FIFA," sambungnya. (sry)
Timnas Indonesia U-16 menjadi tim paling produktif dalam fase grup Piala AFF U-16 2018. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)