Laga nanti bukan saja menentukan langkah pemenang ke partai final, tetapi juga sarat emosi dan gengsi. Timnas Indonesia U-16 yang kalah 3-4 pada bulan lalu dalam laga persahabatan tentu tidak ingin menelan malu di depan publiknya sendiri.
Kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan Fakhri Husaini ini sekaligus membuka peluang memberikan gelar juara yang bisa menjadi kado hari ulang tahun ke-73 untuk Republik Indonesia pada 17 Agustus nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut lima duel pemain kunci yang bisa terjadi dalam pertandingan Timnas Indonesia U-16 vs Malaysia:
1. Bagus Kahfi vs Ali Imran Sukari
Bagus Kahfi akan menjadi andalan Timnas Indonesia U-16 di lini depan saat menghadapi Malaysia. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
2. David Maulana vs Megat Syafique Syazwan
David Maulana (kanan) menjadi tulang punggung Timnas Indonesia dalam menjaga keseimbangan saat menyerang dan bertahan. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
Pentingnya peran David untuk melawan Malaysia di semifinal ditunjukkan Fakhri dengan menyimpannya di laga terakhir Grup A melawan Kamboja. Sedangkan Syafique adalah salah satu pemain Malaysia yang terus dimainkan pelatih Raja Azlan dalam empat pertandingan di babak grup.
3. Andre Oktaviansyah vs Ikhwan Hafizo
Andre Oktaviansyah bisa memberikan warna lain bagi Timnas Indonesia U-16 saat menekan Malaysia. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
Dari lima pertandingan Andre hanya empat kali dimainkan dengan tiga di antaranya sebagai starter. Pemain bernomor punggung 8 itu pun sukses mencetak satu gol saat melawan Vietnam. Di laga menghadapi Malaysia Andre bisa berduel dengan Ikhwan Hafizo. Ikhwan merupakan sosok penting bagi Malaysia dan andalan di lini tengah Harimau Muda yang sukses mencetak satu gol saat jumpa Brunei Darussalam.
4. Mochammad Supriadi vs Alief Daniel
Supriadi bisa menjadi senjata rahasia bagi Timnas Indonesia U-16 dengan kemampuan olah bolanya. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
Alief Daniel yang mengawal lini tengah Malaysia kemungkinan besar bakal diinstruksikan untuk membantu lini pertahanan, khususnya sisi kanan pertahanan Malaysia untuk meredam pergerakan Supriadi. Pasalnya, Supriadi punya kemampuan untuk melewati 1-2 pemain dengan kecepatan yang dimilikinya.
5. Fadilah Nur Rahman vs Harith Naem
Fadilah Nur Rahman adalah salah satu kunci Timnas Indonesia U-16 hanya kebobolan tiga gol di fase grup. Fadilah yang diandalkan untuk melawan Malaysia di semifinal tidak dimainkan ketika melawan Kamboja di laga terakhir babak grup.
Di semifinal nanti Fadilah memiliki tugas 'mematikan' peran dan pergerakan penyerang Malaysia U-16 Harith Naem. Striker bernomor punggung 9 itu ujung tombak Malaysia U-16 yang mengemas dua gol dalam empat pertandingan. Salah satu yang perlu diwaspadai Fadilah dari Harith adalah kemampuannya menempatkan posisi dengan baik. (sry/ptr)
Bagus Kahfi akan menjadi andalan Timnas Indonesia U-16 di lini depan saat menghadapi Malaysia. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
David Maulana (kanan) menjadi tulang punggung Timnas Indonesia dalam menjaga keseimbangan saat menyerang dan bertahan. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Andre Oktaviansyah bisa memberikan warna lain bagi Timnas Indonesia U-16 saat menekan Malaysia. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Supriadi bisa menjadi senjata rahasia bagi Timnas Indonesia U-16 dengan kemampuan olah bolanya. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)