Palestina untuk sementara memimpin klasemen Grup A dengan poin empat hasil dari kemenangan atas Laos dan imbang tanpa gol dengan Taiwan. Tim Singa Kanaan unggul satu poin atas Indonesia yang meraih kemenangan dari satu laga yang telah dijalani.
Tim pelatih Timnas Indonesia U-23 mengaku telah mempelajari permainan lawan yang berasal dari Asia Barat itu. Sebelumnya dalam beberapa laga uji tanding, Hansamu Yama Pranata juga sudah pernah menghadapi lawan dari regional yang sama dengan Palestina.
"Palestina tim bagus yang kuat dan solid. Pemainnya juga berpostur tubuh lebih tinggi daripada pemain kami. Namun kami sudah ada tips untuk mengantisipasi hal tersebut," kata asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 Bima Sakti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Palestina tidak terkalahkan dalam dua laga awal di Asian Games 2018. ( INASGOC/Jessica) |
Sedangkan untuk masalah pertahanan, Bima membeberkan instruksi Luis Milla yang meminta para pemain tidak melakukan pelanggaran di sepertiga akhir lapangan.
"Luis Milla meminta kepada pemain untuk mengurangi pelanggaran agar lawan tidak memiliki peluang berbahaya di depan gawang," jelas Bima.
Kapten Timnas Primavera itu juga memantau kekuatan individu pemain Palestina yang diprediksi dapat mengancam gawang Andritany Ardhyasa.
"Mereka pemain yang sangat bagus sekali. Kaptennya [Abdallatif Albahdari] pemain berpengalaman, sementara nomor tujuh [Mahmoud Abuwarda] menjadi motor serangan Palestina," terangnya.
Pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 dan Palestina akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekas, Rabu (15/8), pukul 19.00. (sry)
Timnas Palestina tidak terkalahkan dalam dua laga awal di Asian Games 2018. ( INASGOC/Jessica)