Selain itu rapor bagus ganda putra Indonesia di Asian Games juga menjadi nilai tambah. Pasangan-pasangan legendaris Indonesia seperti Tjun Tjun/Johan Wahjudi, Christian Hadinata/Ade Chandra, Ricky Subagja/Rexy Mainaky, hingga Hendra Setiawan/Markis Kido pernah menyumbang medali emas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah terbiasa untuk ditarget juara, kalau buat saya sebagai pelatih, target itu jadi tantangan. Tapi yang menjalankan kan pemain, tergantung pemainnya, bisa enjoy nggak? bisa mengatasi tekanan ditarget emas atau tidak?" kata Herry dikutip dari rilis resmi yang diterima CNNIndonesia.com.
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi ganda putra andalan Indonesia di berbagai ajang kejuaraan. (Dok. PBSI) |
"Kalau soal permainan (Kevin/Marcus) kebaca sih kami sudah sadar sejak lama, karena kan pertandingannya direkam dan dipelajari lawan. Di kejuaraan dunia itu banyak faktor yang membuat Kevin/Marcus kalah. Untuk Asian Games, kami memang punya strategi yang agak berbeda, mengantisipasi permainan Kevin/Marcus yang sudah bisa terbaca lawan," sambungnya.
Selain Kevin/Marcus, pasangan ganda putra lain yang akan tampil di nomor perorangan adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (nva)
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi ganda putra andalan Indonesia di berbagai ajang kejuaraan. (Dok. PBSI)