Hal tersebut diungkapkan asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 Bima Sakti usai memimpin latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Minggu (19/8).
Mantan penggawa Timnas Indonesia era Primavera tersebut menyebut skuat arahannya tidak akan memainkan strategi pengawalan satu lawan satu, melainkan memperketat pertahanan sejak lini tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia mempersolid lini tengah untuk menghadapi Hong Kong. (INASGOC/sup) |
Mengenai kondisi Irfan Jaya yang dikabarkan mengalami cedera engkel, Bima hanya berkomentar singkat. "Kemungkinan besar besok bisa main," ujar dia.
Sementara itu gelandang Timnas Indonesia Evan Dimas menyampaikan tidak terbebani melawan Timnas Hong Kong. Yang penting, ujarnya, Timnas Indonesia U-23 memberikan perlawanan kepada Hong Kong.
"Apalagi kami sebagai tuan rumah. Jadi semangat berlipat ganda. Kalau kami bermain dengan penuh kerja sama, Insyaallah tidak ada yang bisa mengalahkan Timnas Indonesia U-23," tutur Evan.
"Kalau saya pribadi tidak beban lawan Hong Kong. Saya nikmati saja pertandingan ini" ujarnya.
Laga Indonesia vs Hong Kong jadi penentu siapa yang berhak mendampingi Palestina yang sudah dipastikan lolos. Hong Kong sendiri berada di peringkat kedua dengan torehan tujuh poin atau unggul satu angka dari Tim Merah Putih. (jun/bac)
Timnas Indonesia mempersolid lini tengah untuk menghadapi Hong Kong. (INASGOC/sup)