Timnas Indonesia U-23 sempat tertinggal 0-1 di babak pertama melalui gol yang dicetak kapten Timnas Hong Kong Lau Hok Ming pada menit ke-38. Namun, di babak kedua skuat asuhan Luis Milla balik unggul lewat gol Irfan Jaya (46'), Stefano Lilipaly (86'), dan Hanif Sjahbandi (90'+4').
Kemenangan tersebut membuat Timnas Indonesia U-23 menjadi juara Grup A dengan nilai sembilan poin, unggul satu angka atas Palestina yang ada di posisi kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-23 sempat kesulitan menghadapi Hong Kong di babak pertama. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Berdasarkan pengalaman di sejumlah laga uji coba sebelum Asian Games 2018, Timnas Indonesia U-23 belum pernah menang lawan tim asal Timur Tengah. Kendati begitu, hal itu tidak jadi soal bagi Evan.
"Dulu saya uji coba [lawan UEA] ketika masih di Timnas Indonesia U-19. Saat itu kami main di kandang mereka dua kali menang dalam uji coba," kata Evan.
Evan Dimas gembira dengan performa Timnas Indonesia U-23. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Tapi, di turnamen resmi kami kalah lawan mereka dalam Piala Asia di Myanmar. Kami kalah dengan skor 1-3," ucapnya menambahkan.
Di Asian Games 2018, Evan Dimas ingin agar rekan-rekannya tetap fokus menghadapi UEA dan tidak larut dalam euforia berlebihan usai jadi juara grup.
"Jangan sombong dulu. Perjalanan masih panjang, berusaha dulu saja," ucap Evan. (ptr)
Timnas Indonesia U-23 sempat kesulitan menghadapi Hong Kong di babak pertama. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Evan Dimas gembira dengan performa Timnas Indonesia U-23. (CNN Indonesia/Safir Makki)