Dibobol Timnas Indonesia, Kiper Filipina Meroket di Inggris

Jun Mahares, CNN Indonesia | Kamis, 23/08/2018 03:50 WIB
Dibobol Timnas Indonesia, Kiper Filipina Meroket di Inggris Meil Etheridge tampil gemilang bersama Cardiff City di Liga Primer. (Reuters/Carl Recine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesuksesan kiper asal Filipina Neil Etheridge bersama Cardiff City tak serta merta diraih dengan mudah. Sebelumnya, ia pernah menjual rumah, mobil, dan dijebol striker Timnas Indonesia di Piala AFF 2010.

Tanggal 19 Desember 2010, bisa dibilang jadi salah satu momen terendah Etheridge. Ia gagal mengantar timnas Filipina ke partai puncak setelah dikalahkan Indonesia di semifinal.

Adalah 'El Loco' Gonzales yang jadi mimpi buruk Etheridge. Bomber naturalisasi asal Uruguay itu sukses menjebol gawang Filipina yang dikawal Etheridge untuk mengantar Indonesia menang 1-0 di leg pertama.


Etheridge kembali tertunduk lesu dan harus memungut bola dari gawangnya untuk kali kedua dari Gonzales. Filipina terpaksa angkat koper setelah Filipina kembali takluk 0-1 di semifinal leg kedua.

Neil Etherington menggagalkan penalti Newcastle.Neil Etherington menggagalkan penalti Newcastle. (Reuters/Carl Recine)
Karier Etheridge juga tak lantas berlangsung mulus. Meski berstatus pemain Fulham sejak 2008, ia harus menjalani karier sebagai pemain pinjaman di klub-klub kasta rendah Liga Inggris seperti Leatherhead, Charlton Athletic, Bristol Rovers hingga Crewe Alexandra.

Etheridge sempat menemui kesulitan setelah dilepas Fulham pada tahun 2014. Ia sempat tak memiliki klub dan terpaksa menjual rumah hingga mobilnya dan sempat terpikir untuk pulang kampung ke Filipina.

"Saya pernah menghabiskan lima bulan tanpa tim dan pada akhirnya saya bisa melanjutkan karier saya meski harus membayar untuk dapat berlatih dengan Charlton Athletic," kata Etheridge seperti dikutip Marca.

"Saya bekerja sekeras yang saya sanggup. Saya juga sempat menjual rumah, mobil, dan saya nyaris meninggalkan semuanya dan kembali ke Filipina. Saya juga pernah tinggal di rumah sahabat saya dan tidur di sofa."

Meski begitu, nasib baik menghampiri Etheridge hingga kemudian perjalanan karier membawanya ke Cardiff di musim 2017/2018. Ia behasil merebut posisi utama di bawah mistar dan sukses mengantar Cardiff promosi dengan status runner-up di Liga Championship musim lalu.

Musim ini, Etheridge baru benar-benar menicipi atmosfer Liga Primer bersama Cardiff. Penjaga gawang 28 tahun itu pun mulai jadi perbincangan media-media Inggris setelah tampil gemilang di dua laga awal Liga Primer.

Etheridge tampil impresif meski Cardiff harus menelan kekalahan 0-2 dari Bournemouth. Ia mendapat pujian lantaran sukses menggagalkan penalti.
Neil Etheridge jadi buah bibir media-media Inggris.Neil Etheridge jadi buah bibir media-media Inggris. (REUTERS/Rebecca Naden)
Pemain kelahiran London itu juga jadi kiper pertama Cardiff yang berhasil menggagalkan penalti pada laga debutnya sejak Allan McGregor saat melawan Chelsea pada 2013.

Pada laga kedua Etheridge jadi pahlawan Cardiff saat menjamu Newcastle, Sabtu (18/8). Pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Chelsea itu mampu menepis penalti Kenedy di menit-menit akhir dan tetap menjaga gawangnya aman dari kebobolan.

Cardiff pun sukses meraih poin pertamanya di Liga Primer Inggris musim ini setelah mampu menahan imbang New Castle tanpa gol.

"Seluruh pengalaman ini membuat saya lebih kuat. Ini adalah tahun fantastis bagi saya, kami telah kembali ke Liga Primer dan Filipina lolos ke Piala Asia untuk kali pertama dalam sejarah."

"Saya adalah pemain Filipina pertama dan pesepakbola Asia Tenggara pertama yang bermain di Liga Primer Inggris. Ini perjalanan yang sangat panjang dan saya bangga," ujar Etheridge. (har)