Marcus/Kevin menghadapi salah satu rival Li Junhui/Liu Yichen yang kerap ditemui di kejuaraan kelas dunia.
Li/Liu sempat unggul 2-0 di awal laga sebelum Marcus/Kevin bangkit menyusul ketertinggalan dan membalikkan keadaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kevin/Marcus andalan tim putra Indonesia di Asian Games 2018. (dok. PBSI) |
Pada gim kedua pasangan China peringkat kedua dunia itu memimpin 3-1. Marcus/Kevin sempat menyamakan kedudukan menjadi 3-3, namun unforced error yang dilakukan berulang kali membuat pasangan pelatnas PBSI itu tertinggal 3-7.
Upaya Marcus/Kevin bangkit kerap teradang kesalahan-kesalahan sendiri. Hingga interval gim kedua Marcus/Kevin masih tertinggal 8-11.
Berupaya bermain cepat dan memberikan bola-bola rendah menjadi andalan Marcus/Kevin ketika pukulan smes keduanya tidak mampu menembus pertahanan Li/Liu.
Marcus/Kevin sempat unggul 20-17 sebelum menyudahi pertandingan dengan skor 21-18 dan membuat skor antara Indonesia dan China imbang menjadi 1-1.
"Kita enggak terlalu memikirkan kekalahan yang pertama. Kita fokus," ujar Kevin sesaat setelah memenangkan laga kepada media pemegang hak siar. (bac)
Kevin/Marcus andalan tim putra Indonesia di Asian Games 2018. (dok. PBSI)