Skuat Garuda Muda memang punya catatan buruk kala menghadapi tim-tim asal Timur Tengah. Anak asuh Luis Milla belum pernah menang dan diperburuk dengan kekalahan 1-2 dari Palestina di fase grup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan Gentar Nama Timur-Tengah (Putra Permata Tegar Idaman)
Timnas Indonesia punya rekor buruk lawan tim asal Arab Saudi. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Timnas Indonesia harus lebih yakin dalam permainan yang mengandalkan kecepatan untuk merusak pertahanan UEA. Timnas Indonesia bisa menang lewat babak adu penalti di laga ini.
Timnas Indonesia U-23 Menang Tipis atas Uni Emirat Arab (Jun Mahares)
Timnas Indonesia U-23 punya kans untuk mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) di babak 16 besar Asian Games 2018. Syaratnya, jangan terpaku serangan monoton dari sayap yang diakhiri dengan umpan silang lambung. Selain itu, pasukan Garuda Muda harus meminimalisir pelanggaran di area pertahanan sendiri karena UEA punya keunggulan postur untuk memenangkan duel udara.
Meski berstatus sebagai peringkat terbaik, namun perlu diingat lawan yang mengalahkan UEA adalah China dan Suriah. UEA yang hanya mampu menang dari Timor Leste bukan lawan mudah bagi Indonesia yang punya rekor kesulitan menang lawan tim-tim asal Arab.
Timnas Indonesia U-23 dipaksa menyerah 1-2 dari Palestina. (INASGOC/Charlie) |
Berat Melawan Wakil Asia Barat (Nova Arifianto)
Luis Milla belum pernah membawa anak asuhnya memenangi laga menghadapi negara-negara asal Asia Barat, sebuah fakta yang mengkhawatirkan jelang pertandingan menghadapi Uni Emirat Arab.
Bertemu kesebelasan dengan keunggulan postur tampaknya masih menjadi permasalahan yang belum ditemukan jalan keluarnya. Selain itu pekerjaan rumah lainnya adalah mencegah serangan udara lawan dan bermain mengandalkan kecepatan untuk menusuk masuk ke jantung pertahanan lawan.
Timnas Indonesia berhasrat lolos ke perempat final. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Timnas Indonesia U-23 Menang 2-1 (Haryanto Tri Wibowo)
Timnas Indonesia U-23 memang punya rekor buruk jika menghadapi tim dari Timur Tengah. Tapi, peluang Garuda Muda untuk mengalahkan Uni Emirat Arab terbilang besar.
Indonesia punya keuntungan menjadi tuan rumah dan termotivasi usai memastikan status sebagai juara Grup A. Sementara Uni Emirat Arab menelan kekalahan 1-2 dari China di laga terakhir fase grup.
Timnas UEA punya postur lebih tinggi dari Indonesia. (ANTARA FOTO/INASGOC/Raisan Al Farisi) |
Rekor Buruk Hantui Merah Putih Lawan Tim-tim Jazirah Arab (Ahmad Bachrain)
Garuda Muda bakal menjalani misi berat di babak 16 besar Asian Games 2018. Evan Dimas dan kawan-kawan akan menghadapi Uni Emirat Arab pada awal fase gugur tersebut.
Uni Emirar Arab sebenarnya bukan lawan yang terlalu istimewa. Mereka lolos ke fase knock-out dengan status peringkat ketiga terbaik dari Grup C. Tim arahan Magiet Skorza itu kalah dari China dan Suriah pada grup tersebut. Namun, persoalannya justru ada pada skuat Indonesia.
Beto Goncalves mengoleksi tiga gol. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Timnas Indonesia Melaju ke Perempat Final (Surya Sumirat)
Timnas Indonesia U-23 memiliki peluang yang lebih bagus dibanding Uni Emirat Arab untuk melaju ke babak perempat final. Meskipun Timnas Indonesia dibayangi rekor buruk melawan tim-tim Timur Tengah, tetapi untuk pertandingan nanti skuat Garuda layak diunggulkan.
Salah satu alasannya Timnas Indonesia tampil produktif selama fase grup dengan mengemas 11 gol dari empat laga, sedangkan Uni Emirat Arab hanya lima gol dari tiga laga.
Jarak antara lini depan dan tengah Timnas Indonesia tidak boleh terlalu jauh agar peluang gol tidak terbuang percuma. Jika hal tersebut bisa dijalani Timnas Indonesia, saya memprediksi Hansamu Yama dan kawan-kawan bisa menang 2-0. (jun)
Timnas Indonesia punya rekor buruk lawan tim asal Arab Saudi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Timnas Indonesia U-23 dipaksa menyerah 1-2 dari Palestina. (INASGOC/Charlie)
Timnas Indonesia berhasrat lolos ke perempat final. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Timnas UEA punya postur lebih tinggi dari Indonesia. (ANTARA FOTO/INASGOC/Raisan Al Farisi)
Beto Goncalves mengoleksi tiga gol. (CNN Indonesia/Safir Makki)