Juru taktik Garuda Muda itu kesal dengan kepemimpinan Evans pada laga itu yang dinilainya buruk. Evans memberi UEA dua tendangan penalti saat melawan Timnas Indonesia U-23.
"Kami kesulitan. UEA sudah bermain yang terbaik. Dan pemain UEA yang paling baik itu adalah wasit."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-23 kalah melalui drama adu penalti dari UEA. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Saya rasa dia tidak layak untuk jadi wasit di pertandingan Asian Games selanjutnya," terang Milla yang begitu emosi mengomentari keputusan wasit.
Indonesia sempat memaksa laga dilanjutkan hingga babak tambahan waktu berkat gol Stefano Lilipaly menyamakan skor pada tiga menit tambahan waktu babak kedua setelah sempat tertinggal 1-2. Laga dilanjutkan dengan adu penalti, namun Indonesia kalah 3-4 dari UEA.
Septian David dan Saddil Ramdani menjadi eksekutor penalti yang gagal melesakkan bola ke gawang UEA. Sedangkan satu-satunya pemain tim lawan yang gagal mencetak gol adalah Abdul Ghanim Alalawi.
"Saya pikir para pemain saya tidak pantas tereliminasi. Terima kasih untuk penonton yang sudah datang. Tim ini sudah berbuat yang terbaik. Kami kesulitan, UEA bermain dengan baik," ucap Milla. (har)
Timnas Indonesia U-23 kalah melalui drama adu penalti dari UEA. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)