Belasan orang Indonesia kompak memakai kostum yang sama dengan puluhan orang Korea untuk mendukung tim perahu naga bertanding di Danau Jakabaring Sport City pada Minggu (26/8) dan Senin (28/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang Indonesia yang mendukung Korea campur-campur. Ada mahasiswa, ada yang sudah kerja, dan masyarakat Palembang lainnya juga," kata Heriyanto menambahkan.
Tim Korea Bersatu meraih medali emas pada nomor perahu naga 500 meter putri. (REUTERS/Alfie Lee) |
"Tapi kalau disuruh dukung Korea dan kemudian ada Indonesia bertanding juga, perasaan itu agak terbagi. Kami bicara juga dengan mereka (pendukung Korea). Mereka bilang, 'Nanti dukung Korea ya, nanti kami dukung Indonesia juga'. Mereka saling dukung, peduli, ramah, dan diajak bicara juga asyik," ucap Heriyanto.
Adanya bantuan untuk mendukung tim Korea diakui Pidadari selaku admin Asosiasi Yongmoodo Indonesia. Yongmoodo merupakan seni bela diri dari Korea.
Pidadari senang melihat kerukunan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Para suporter duduk bercampur, tidak ada rasa sungkan di antara kedua bangsa itu dalam bangku tribune.
"Mereka bersaudara dan saling dukung," sambung dia. (har)
Tim Korea Bersatu meraih medali emas pada nomor perahu naga 500 meter putri. (REUTERS/Alfie Lee)