Hanifan melakukan aksi tersebut di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu, (29/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agvi pun ikut memuji aksi Hanifan. Menurutnya, aksi spontan tersebut bermakna positif.
Hanifan Yudani Kusumah mempersembahkan medali emas dari cabang pencak silat. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Agvi yang menyaksikan pertandingan di televisi mengaku terkejut dengan aksi Hanifan seusai meraih medali emas.
"Tidak menyangka sih, kaget bisa gitu [memeluk Jokowi dan Prabowo]," ucapnya.
Dani Wisnu, ayah Hanifan merupakan pesilat tingkat dunia sempat menjadi pelatih di pelatnas sebagai persiapan Indonesia Bangkit 2005.
Hanifan Yudani Kusumah dipuji karena peluk dua calon presiden yang akan bertarung di Pilpres 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Setahu saya dari kecil dia sudah suka silat. Karena mungkin latar belakang orang tuanya atlet dan satu perguruan jadi terbawa juga dari kecil," ujarnya.
Agvi menuturkan, sehari-hari Hanifan merupakan orang yang supel. "Sehari-hari anaknya supel dan ceria. Kalau orang sunda menyebutnya cengos. Ya asyiklah anaknya," kata dia.
"Secara pribadi bangga dengan prestasi Hanifan. Mudah-mudahan dapat memotivasi pesilat lain khususnya dari Perguruan Silat Tadjimalela itu sendiri umumnya para pesilat di Indonesia," ungkapnya. (hyg/sry)
Hanifan Yudani Kusumah mempersembahkan medali emas dari cabang pencak silat. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Hanifan Yudani Kusumah dipuji karena peluk dua calon presiden yang akan bertarung di Pilpres 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)