Saat itu Cornet hendak melanjutkan pertandingan melawan Larsson setelah istirahat selama 10 menit. Tetapi, petenis asal Prancis itu menyadari ada yang tidak beres dengan kausnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang diterima Cornet berbeda dengan petenis putra. Para petenis putra bisa bebas mengganti bajunya di pertandingan tanpa mendapat teguran dari wasit.
Alize Cornet sempat mendapatkan teguran dari wasit. (Foto: REUTERS/Toby Melville/File Photo) |
Salah satu pihak yang buka suara terhadap kejadian Alize Cornet adalah pelatih tenis Judy Murray. Judy Murray yang merupakan ibu dari Andy Murray itu mengkritik kebijakan wasit Rask.
"Sikap tidak sportif. Tapi petenis putra bisa mengganti baju di lapangan," kata Judy melanjutkan.
Petenis putra bisa bebas membuka baju di lapangan tanpa mendapat teguran dari wasit. (REUTERS/Thomas Peter) |
"Yang pasti, para wanita diperlakukan sedikit berbeda. Saya ingin menjelaskan hal itu dan saya tidak menganggapnya buruk. Saya hanya mungkin terganggu selama 10 detik dan itu saja," kata Cornet dikutip dari Express.
Petenis wanita kini diizinkan mengganti baju di kursi pinggir lapangan atau mereka boleh meninggalkan lapangan bila ingin mengganti baju di ruang ganti.
"Kami senang melihat USTA kini mengubah kebijakan itu. Alize tidak melakukan kesalahan apa pun," ucap pernyataan resmi WTA Tour dikutip dari The Australian. (ptr)
Alize Cornet sempat mendapatkan teguran dari wasit. (Foto: REUTERS/Toby Melville/File Photo)
Petenis putra bisa bebas membuka baju di lapangan tanpa mendapat teguran dari wasit. (REUTERS/Thomas Peter)