Direktur Olahraga Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) Fanny Riawan mengatakan atletik dibagi menjadi dua nomor yakni lintasan dan lapangan. Keduanya total memiliki 10 klasifikasi nomor perlombaan salah satunya adalah nomor lari yang menggunakan pemandu.
"Atletik ini menjadi cabor dengan peserta terbanyak atau 30 persen dari total jumlah peserta di Asian Para Games 2018," kata Fanny pada Media Gathering di Solo, Selasa (4/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara temu media Asian Para Games 2018 di Solo. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Begitu juga dengan tenis meja menjadi cabor ketiga dengan peserta terbanyak. Cabor yang bakal digelar di Eco Convention Ancol ini diikuti 253 atlet dari 25 negara peserta.
Indonesia memiliki atlet andalan yang sering menorehkan prestasinya di cabor tenis meja. Adalah David Jacob yang saat ini masih menjadi salah satu andalan Merah Putih dalam peraihan medali.
Indonesia menjadi negara ketiga yang menggelar Asian Para Games. Pertama kali ajang multicabang untuk para difabel ini digelar di Guangzhou, China 2010 dan dilanjutkan di Incheon, Korea Selatan.
Lihat juga:Asian Para Games 2018 Hadirkan 18 Cabor |
Acara temu media Asian Para Games 2018 di Solo. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)