Pertandingan melawan Mauritius merupakan laga kedua bagi Timnas Indonesia senior setelah berhadapan dengan Islandia pada Januari 2018.
Mauritius merupakan kesebelasan asal Afrika pertama yang menjadi lawan tanding bagi tim Merah Putih setelah Kamerun pada 2015. Tiga tahun silam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, anak asuh Benny Dolo kalah 0-1.
Dalam daftar peringkat FIFA, Mauritius berada di peringkat 155 atau berada sembilan peringkat lebih baik dibanding Indonesia. Jika dibandingkan dengan negara-negara Afrika, Mauritius menempati peringkat ke-45.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia senior kali terakhir tampil ketika menjamu timnas Islandia pada Januari 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Sepak bola Mauritius tidak terlampau tenar karena kegagalan bersaing dengan negara-negara Afrika. Tercatat hanya sekali mereka tampil di putaran final Piala Afrika yakni pada 1974.
Kendati demikian ada beberapa pemain keturunan Mauritius yang pernah berlaga di kompetisi-kompetisi sepak bola top Eropa membela klub-klub yang cukup tenar. Salah satu pemain keturunan Mauritius yang masyhur adalah Vikash Dhorasoo.
Lihat juga:Marquez: Saya Ingin Berdamai dengan Rossi |
Sebelum menghadapi Timnas Indonesia, Mauritius akan bertamu menghadapi timnas Singapura pada Jumat (7/7). (har)
Timnas Indonesia senior kali terakhir tampil ketika menjamu timnas Islandia pada Januari 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. (CNN Indonesia/Andry Novelino)