Hubungan Marquez dan Rossi kembali menjadi perbincangan jelang balapan MotoGP San Marino, Minggu (9/9), yang merupakan seri kandang The Doctor. Marquez dalam wawancara dengan Sky Sports mengaku ingin berdamai dengan Rossi, namun hingga kini gagal mewujudkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marc Marquez berusaha berjabat tangan dengan Valentino Rossi di sesi konferensi pers. (AFP PHOTO / Toshifumi KITAMURA) |
Menariknya, Marquez kemudian berusaha berjabat tangan dengan Rossi. Namun, Rossi menolaknya. Pebalap 39 tahun itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepala ketika Marquez berusaha menjabat tangannya.
[Gambas:Twitter]
Setelah Rossi menolak jabat tangannya, Marquez mengatakan, "Situasinya selalu seperti ini. Maksud saya, saya bisa apa lagi? Ini sudah dua kali (saya berusaha minta maaf). Tidak masalah. Saya akan membalap dengan cara yang sama."
Menanggapi pernyataan Marquez, Rossi kemudian merespons, "Kami tidak perlu berjabat tangan. Kami baik-baik saja. Kami tidak punya masalah."
Hubungan Rossi dengan Marquez kembali memanas setelah insiden di MotoGP Argentina, 8 April lalu. Ketika itu Marquez menabrak Rossi hingga pebalap Movistar Yamaha itu terjatuh.
Rossi dan Marquez akan kembali beraksi pada balapan MotoGP San Marino, Minggu (9/9), yang bisa disaksikan secara live streaming di CNNIndonesia.com. (ptr)
Marc Marquez berusaha berjabat tangan dengan Valentino Rossi di sesi konferensi pers. (AFP PHOTO / Toshifumi KITAMURA)