Liliyana Natsir sudah jadi andalan Indonesia di nomor ganda campuran dalam dua dekade terakhir. Empat gelar juara dunia, tiga gelar All England, 1 emas dan 1 perak Olimpiade menjadi bukti kehebatan Liliyana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dua kali jadi juara dunia, yaitu pada 2013 dan 2017. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Saya sebenarnya maish ingin berpasangan dengan Cik Butet terlebih kami sudah lama berpasangan. Namun, saya menghargai keputusan Ci Butet," kata Tontowi.
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus puas dengan medali perunggu Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah) |
Lihat juga:Detik-detik Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez |
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin membimbing yang muda. Soal strategi, saya serahkan pada pelatih yang pasti mengerti teknik yang bagus untuk saya dan pasangan," ucap Tontowi. (ptr/jun)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dua kali jadi juara dunia, yaitu pada 2013 dan 2017. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus puas dengan medali perunggu Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah)